Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Burhanuddin Muhtadi sebut Jenderal Gatot bisa tutup kekurangan Jokowi di 2019

Burhanuddin Muhtadi sebut Jenderal Gatot bisa tutup kekurangan Jokowi di 2019 Pelantikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Peneliti Indikator, Burhanuddin Muhtadi menilai, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo cocok berpasangan dengan Jokowi di Pilpres 2019. Sosok Gatot dinilai bisa melengkapi kelemahan Jokowi.

Burhan mengatakan, karakteristik pemilih Panglima Gatot mirip dengan lawan berat Jokowi, Prabowo. Mayoritas pemilih Gatot berasal dari kalangan yang tidak memilih Jokowi.

"Kalau kita zoom mereka yang memilih Gatot itu cenderung berasal dari pemilih muda, Islam, tinggal di Sumatera dan Jawa Barat," ujar Burhanuddin di kantornya, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (11/10).

Jika Gatot menjadi pasangan Jokowi, tentu mengancam suara untuk Prabowo. Kendati, suaranya saat ini masih tidak terlalu masif. Melihat manuver Gatot belakangan ini, bukan mustahil suara Gatot akan melambung.

"Menurut saya, kalau Gatot makin melambung, itu yang patut khawatir Prabowo. Nah sekarang Prabowo masih nyaman di peringkat kedua, karena kebetulan pak Gatot disurvei sampai tanggal 24 september kemarin, tingkat kedikenalannya masih sangat minimal," ucap Burhanuddin.

Hasil survei Indikator menunjukan ada tiga nama besar yang paling pantas mendampingi Jokowi. Mereka adalah Gatot Nurmantyo, Menkeu Sri Mulyani, dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Masing-masing memperoleh suara 25 persen, 24 persen dan 17 persen.

Sementara, Gatot saat disurvei sebagai capres hasilnya minim. Perolehan suaranya hanya 0.7 persen.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP