BPN Minta KPU Bersikap soal Penolakan Metro TV Siarkan Langsung Debat Pilpres

Jumat, 22 Maret 2019 20:17 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
BPN Minta KPU Bersikap soal Penolakan Metro TV Siarkan Langsung Debat Pilpres Sudirman Said. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi keberatan debat keempat Pilpres 2019 ditayangkan secara langsung di stasiun televisi Metro TV. Direktur Materi dan Debat BPN, Sudirman Said harap Komisi Pemilihan Umum (KPU) menindaklanjuti protes tersebut.

"Komisi penyiaran juga sudah menyampaikan ketidaknetralan TV itu kan? nah kita ingin juga KPU itu mengambil sikap," kata Sudirman di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I No 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (22/3).

BPN, kata Sudirman, tak mentolerir media yang mestinya menjadi corong publik tapi malah tidak netral. Sikap protes BPN terhadap televisi milik Surya Paloh tersebut sebagai bentuk pembelajaran bagi media lain.

"Harusnya menjadi penjaga suara masyarakat, tapi malah kok jadi partisan sekali, jadi itulah sikap kita, tapi itu sikap yang sehat saya kira untuk memberi proses pembelajaran bagi semuanya," terang Sudirman.

Mantan Menteri ESDM itu mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat keberatan ke KPU. Dia berharap ditanggapi secepatnya.

"Mudah-mudahan KPU segera bersikap menanggapi tapi secara resmi kita sudah menyampaikan surat itu," tandas Sudirman Said.

Sementara, Direktur Pemberitaan Metro TV Don Bosco Selamun, mengatakan, pihaknya sudah lama diboikot oleh BPN. Meski demikian, pihaknya tetap mengundang anggota BPN untuk hadir sebagai narasumber.

"Undangan melalui surat, telepon maupun kontak WA sudah disampaikan namun tidak semuanya diindahkan oleh BPN. Dalam catatan kami beberapa pimpinan anggota koalisi pendukung Prabowo-Sandi utamanya dari PAN dan Demokrat sering hadir di studio Metro TV," kata Don Bosco.

Terkait debat, menurut dia, seluruh aspek tata tertib debat ditetapkan oleh KPU. Isi, daftar pertanyaan, durasi, panelis, dan lainnya semuanya ditentukan oleh KPU.

"TV penyelenggara hanya menyediakan tempat, alat-alat penyiaran, tenaga, dan moderator. Atas dasar itu maka tidaklah mungkin ada sikap editorial lembaga penyiaran mewarnai isi dan arah debat. Karena itu pula tidak ada alasan bagi BPN untuk menolak TV manapun sebagai penyelenggara debat," pungkasnya.

Debat keempat digelar di Hotel Shangri La, Jakarta pada 30 Maret 2019. Debat akan mempertemukan antar calon presiden, yakni Joko Widodo ( Jokowi) dan Prabowo untuk membahas tema ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional. Pada debat keempat ini, ada tiga stasiun televisi yang menjadi penyelenggara, yakni Indosiar, SCTV, dan Metro TV. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini