Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Blusukan di Pasar Sepanjang, Khofifah diajak berswafoto pedagang dan pembeli

Blusukan di Pasar Sepanjang, Khofifah diajak berswafoto pedagang dan pembeli Khofifah blusukan di Pasar Sepanjang. ©2018 Merdeka.com/Mochammad Andriansyah

Merdeka.com - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa kembali blusukan di pasar tradisional pada Rabu (28/2). Kali ini, mantan Menteri Sosial ini menyapa pedagang dan pembeli Pasar Taman, Sepanjang, Sidoarjo.

Seperti blusukannya di pasar-pasar tradisional sebelumnya, kedatangan Khofifah selalu disambut antusias pedagang dan pembeli. Bahkan, tempat transaksi jual-beli bahan pokok itu berubah menjadi arena foto bersama dan rebutan salaman.

Ketua Umum PP Muslimat NU ini mengaku, punya alasan kenapa selama seminggu terakhir ini kerap menyapa masyarakat di pasar tradisional. Alasannya, selain navigasi 9 Program Nawa Bhakti Satya, dia merasakan mendapat banyak semangat dan doa dari masyarakat luas.

"Semangat dan doa itu luar biasa, karena terucap dari mereka yang saya tidak mengenal secara pribadi, kerena mereka bisanya mengenal saya melalui media. Tapi rupanya saya bersapa dan hati itu langsung melekat," paparnya.

Selain itu, alumnus Fisip Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini juga mendapat banyak aspirasi, yang ternyata tidak berubah dari satu pasar tradisional ke pasar lainnya.

"Aspirasi mereka begitu natural dan tidak macam-macam. Mereka hanya minta tolong jangan digusur, minta agar dilindungi dan seterusnya," ujarnya.

Dia menilai, permintaan warga sesuatu yang tidak neko-neko. "Dan yang harus banyak kita dengar. Bagi saya seeing is believing. Kita melihat langsung, maka kita akan percaya bahwa sesuatu itu benar adanya," sambungnya.

khofifah blusukan di pasar sepanjang

Siapkan warehouse untuk pasar tradisional

Sementara untuk menjaga pasar tradisional agar tetap konpetitif di tengah gempuran pasar modern, menurut Khofifah, harus ada semacam warehouse (gudang). "Gudang ini dibutuhkan supaya harga yang dijual di pasar tradisional lebih kompetitif," kata Khofifah.

Dia berjanji, jika dirinya bersama Emil Elestianto Dardak nanti terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur, akan menyiapkan warehouse yang mirip dengan pasar induk. "Bedanya kalau pasar induk membutuhkan cold storage supaya buah-buahan tak cepat busuk. Sedang pasar tradisional saya rasa butuh warehouse," tandasnya.

Selain itu, untuk melindungi pasar tradisional, menurutnya juga harus diciptakan suasana nyaman dan sehat. Karena pada dasarnya itu hal pokok yang dibutuhkan pedagang maupun pembeli.

"Mereka kan enggak menuntut AC. Baik yang berjualan dan membeli hanya ingin sama-sama merasakan convenience (kenyamanan). Bagaimana pasarnya tidak becek, aromanya bisa dikurangi supaya sama-sama merasakan suasana sehat," ungkapnya.

Untuk membantu mengurangi aroma dan tak nyaman karena becak, terutama di sektor basah yang menjual sayur, ikan, ayam maupun daging, Khofifah akan melakukan semacam pavingisasi serta memperbanyak sirkulasi udara di kanan kiri. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP