Bebani Anggaran, PKS tak Setuju Jumlah Kursi Pimpinan MPR Ditambah Jadi 10

Rabu, 14 Agustus 2019 21:06 Reporter : Sania Mashabi
Bebani Anggaran, PKS tak Setuju Jumlah Kursi Pimpinan MPR Ditambah Jadi 10 mardani ali sera. ©2019 Merdeka.com/hari ariyanti

Merdeka.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera tidak setuju dengan wacana penambahan kursi pimpinan MPR menjadi 10 orang. Menurutnya, jumlah pimpinan yang terlalu gemuk membuat pengeluaran negara membesar.

"Sembilan plus satu saya melihat bukan ide yang patut bagi publik, karena anggaran keuangan negaranya besar, kedua tidak memberi contoh teladan, kita ini kan lembaga rujukan," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/8).

Mardani tidak mengelak partainya senang jika jumlah kursi pimpinan MPR bertambah. Sebab, kemungkinan dan peluang PKS mendapatkan kursi pimpinan MPR semakin besar. Namun, dia tidak berpikir hanya untuk kepentingan partai.

"Ketika kita lagi sibuk reformasi birokrasi kita justru memperbesar posturnya. Reformasi birokrasi itu miskin struktur, kaya fungsi," ungkapnya.

"Jadi kalau 10 kebanyakan, PKS sih seneng bisa masuk tapi saya enggak mikir PKS-nya tapi mikir kasihan," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengusulkan adanya penambahan kursi pimpinan MPR. Dia mengusulkan jumlah pimpinan ditambah menjadi 10 orang.

"Awal periode ini kan pimpinan MPR 5 orang. Setelah beberapa saat, dirubah menjadi 8 orang. Tentu sangat baik jika pimpinan yang akan datang disempurnakan menjadi 10 orang dengan rincian 9 mewakili fraksi-fraksi dan 1 mewakili kelompok DPD. Soal siapa ketuanya, bisa dimusyawarahkan untuk mencapai mufakat," kata Saleh pada wartawan, Senin (12/8). [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Berebut Pimpinan DPR/MPR
  2. PKS
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini