Bawaslu imbau tak ada kampanye di masa tenang Pilgub DKI putaran dua
Merdeka.com - Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Mimah Susanti mengimbau tidak ada kegiatan politik apapun dalam masa tenang Pilgub Jakarta pada 16-17 April mendatang. Dia juga meminta seluruh relawan atau pendukung dua peserta Pilgub tidak mengadakan acara deklarasi.
"Masa tenang di DKI Jakarta akan dimulai pada tanggal 16, berarti tanggal 15 April hari ini adalah hari terakhir untuk melaksanakan kegiatan kampanye. Tidak ada lagi deklarasi satu Paslon pada tanggal 16, 17, 18 April," kata Mimah seusai menghadiri acara diskusi kawasan Cikini, Sabtu (15/4).
Tidak hanya acara deklarasi, Mimah juga meminta tidak ada kegiatan bazar atau kegiatan serupa dalam masa tenang. Menurutnya, meski tidak ada orasi atau perangkat kampanye kegiatan tersebut dikhawatirkan akan dimanfaatkan pihak tertentu untuk berkampanye.
Tidak hanya itu saja, Mimah juga menyarankan agar masyarakat Jakarta tidak terprovokasi dengan segala pemberitaan yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia menuturkan dalam masa tenang ini tidak sedikit pihak pihak menyebar berita ataupun artikel yang mengandung unsur provokasi.
"Kita harus bijak untuk menyebarluaskan informasi yang kita terima sehingga kita terhindar dari penyebar (berita bohong) itu sendiri," tukasnya.
Dia menambahkan Bawaslu DKI akan berkoordinasi dengan kepolisian dalam mengawal pemungutan suara, Rabu (19/4) nanti.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya