Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bantah kena 'jebakan batman', PPP sebut KH Ma'ruf Amin kuasai ekonomi syariah

Bantah kena 'jebakan batman', PPP sebut KH Ma'ruf Amin kuasai ekonomi syariah Sandiaga vs Ma'ruf. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Wakil Sekretaris Jenderal PPP Ahmad Baidowi membantah koalisi Joko Widodo kena 'jebakan batman' dengan memilih Ketua MUI Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden. Awiek sapaan Baidowi menegaskan pemilihan nama Ma'ruf berdasarkan pertimbangan matang.

"Pilihan pada Ma'ruf sudah melalui pertimbangan matang dan tak terpengaruh jebakan batman," kata di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (11/8).

Salah satu dasar dipilihnya Ma'ruf karena diterima oleh semua kelompok. Awiek juga membantah Ma'ruf tidak paham ekonomi. Menurutnya, mantan Wantimpres era Susilo Bambang Yudhoyono itu sangat menguasai ekonomi, khususnya berbasis syariah.

"Kami hanya cari sosok pemimpin yang bisa diterima semua kalangan dan smua kelompok. Kalau cawapres harus paham ekonomi saya setuju. Maruf bukan tak paham ekonomi. Beliau paham ekonomi khususnya ekonomi syariah," tegasnya.

Awiek meminta koalisi pendukung Prabowo tidak ikut campur atas pilihan cawapres kubu Jokowi. Dia yakin koalisi pendukung Jokowi tidak salah memilih Ma'ruf sebagai cawapres.

"Biar jadi urusan kami. Kami yakin enggak salah tempatkan Kiai Ma'ruf. Dan diputuskan bersama jadi enggak ada satu sama lain saling menafikan. Dibahas secara kekeluargaan," tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PAN Erwin Izharuddin menilai keputusan koalisi pendukung Joko Widodo memilih Ketua MUI Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden sebagai 'jebakan batman'. Sebab, koalisi pendukung Jokowi mengira koalisi pendukung Prabowo Subianto akan memilih sosok cawapres dari kalangan ulama.

"Dengan adanya ini partai oposisi mengira Sandiaga Uno enggak akan diambil yang diambilnya itu ulama. Maka lahirnya kubu sebelah ngambil ulama, sebenarnya ini jebakan batman," kata Erwin.

Erwin menuturkan, koalisi pendukung Jokowi juga konsisten dalam bersikap dengan memilih Ma'ruf. Sebab, kubu Jokowi pernah menyatakan urusan politik dan agama harus dipisahkan, tetapi di akhir-akhir pendaftaran capres-cawapres justru memilih Ma'ruf.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP