Bantah Fahri, PKS sebut tak ada 'bersih-bersih' loyalis Anis Matta

Kamis, 5 April 2018 20:32 Reporter : Sania Mashabi
Bantah Fahri, PKS sebut tak ada 'bersih-bersih' loyalis Anis Matta Nasir Djamil. ©2016 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Fahri Hamzah meyakini Presiden PKS Sohibul Iman tengah melakukan 'bersih-bersih' loyalis Anis Matta di partainya. Bahkan, menurut dia, seluruh pengurus PKS dari Sabang sampai Merauke yang 'berbau' Anis Matta disingkirkan.

"Disapu bersih di seluruh Indonesia (loyalis Anis Matta)," kata Fahri.

Menanggapi itu, Ketua Bidang Wilayah Dakwah Sumatera Bagian Utara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil mengaku belum mengetahui kabar pembersihan tersebut. "Kalau ada isu pembersihan loyalis-loyalis Anis di DPP PKS saya tidak mendengar isu itu dan kayaknya tidak seperti itu," kata Nasir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/4).

Meski belum mendengar informasi tersebut, Nasir menegaskan bahwa dinamika pergantian pengurus adalah hal yang biasa dalam partai. Apa lagi, kata dia, jika ada pergantian pimpinan maka tidak semua kader pendukungnya akan terakomodir.

"Jadi menurut saya hal yang biasa kalau kemudian ketika pimpinan ini dijabat seseorang, lalu gerbong yang lain tidak terangkut, sedikit yang terangkut karena sudah ada penumpang-penumpang lainnya karena gerbong sebelumnya itu nggak bisa kemudian diangkat atau dipindahi ke gerbong yang baru ini. Biasa itu," ungkapnya.

Salah satu kader yang dipecat adalah ketua DPW PKS dari Sumatera Selatan. Menurut Nasir pemecatan dalam partai itu adalah hal yang biasa dilakukan.

"Jadi sebenarnya kan nanti itu kan bukan pemecatan, barangkali diganti ya," ucapnya.

"Saya pikir hal seperti ini biasa karena dalam PKS itu posisi itu bukanlah kemuliaan tapi amanah. Mungkin ingin tahu saja kenapa ada pergantian," tandasnya. [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini