Bandingkan Pemilu berdarah di Filipina, Wapres JK bersyukur di Indonesia aman
Merdeka.com - Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018 bakal memasuki fase penetapan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Beberapa calon kepala daerah sudah menyusun strategi untuk bisa mengalahkan lawan politiknya.
Wakil Presiden Jusuf Kalla meyakini Pilkada serentak 2018 dapat berjalan lancar. JK sapaan akrabnya, mengatakan, selama gelaran Pemilu tak pernah ada konflik berkepanjangan hingga berujung kerusuhan dan jatuhnya korban.
"Kita bersyukur bahwa dari semua pemilu berjalan dengan relatif aman, walaupun berbeda caranya, berbeda metode yang kita pakai," ujarnya.
Wapres JK membandingkan Pemilu di Indonesia dengan Filipina, Pakistan dan India. Pemilu di negara-negara tersebut selalu menimbulkan konflik dan korban.
"Kalau Pemilu di Filipina, kalau tidak meninggal 20, 30, sampai 50 orang bukan Pemilu namanya. Begitu juga di Pakistan selalu timbulkan konflik, di India juga timbul konflik," ucapnya.
Wapres JK mengapresiasi proses demokrasi tidak menyebabkan pertumpahan darah seperti di ketiga negara itu. Sebab, masyarakat Indonesia sudah dewasa dalam berdemokrasi. Terlebih, dari sisi pengamanan sudah terjamin.
"Tanpa pengamanan yang baik dan kesadaran masyarakat, itu semua menggambarkan bahwa kesadaran masyarakat akan arti dari pada demokrasi sudah lebih baik," ucapnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya