Bamsoet Tak Muncul di Rapat Pleno Golkar, Begini Jawaban Airlangga

Selasa, 5 November 2019 23:08 Reporter : Merdeka
Bamsoet Tak Muncul di Rapat Pleno Golkar, Begini Jawaban Airlangga Rapat Pleno Partai Golkar. ©2019 Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memastikan rapat pleno hari ini sudah sudah menghasilkan keputusan waktu pelaksanaan munas 4-6 Desember 2019. Namun, hingga selesai, tak nampak kehadiran Bambang Soesatyo atau Bamsoet dalam rapat tersebut. Airlangga angkat bicara.

"Yang tidak hadir selain Bamsoet, ada yang lain juga," kata Airlangga singkat di kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Soal calon-calon Ketum Golkar, dia menuturkan akan ada dibahas saat Munas digelar. "Nanti semua akan ada materi yang dibahas dalam Munas," tukasnya.

Saat ditanya apakah majunya Bamsoet akan melanggar komitmen yang dibangun keduanya? "Itu saya tidak memberikan komentar," tukas Airlangga.

Sebelumnya, Bamsoet sendiri belum memberikan penjelasan mengenai tak hadirnya di Rapat Pleno Golkar.

Dia hanya memberikan keterangan pers. Dia belum menyatakan mundur atau maju sebagai calon Ketum Golkar.

"Saya sampai saat ini belum memutuskan untuk terus maju sebagai Caketum Partai Golkar atau tidak. Karena pelaksanaan Munas Partai Golkar sendiri sampai saat ini belum ditetapkan. Nanti pada saatnya saya akan mengumumkan maju atau tidaknya," ujar Bamsoet.

Dia pun menegaskan, jika dirinya maju dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar bukanlah tentang ambisi pribadi. Melainkan tentang kepentingan yang lebih besar, yakni tentang keutuhan dan kebesaran Partai Golkar, yang pada akhirnya juga bermuara kepada kepentingan nasional bangsa dan negara.

"Ini bukan soal pribadi Bamsoet. Ini soal kepentingan yang lebih besar bagi Partai Golkar. Saya tidak bisa menolak desakan daerah yang menginginkan perubahan dan ingin partai dikelola dengan sebagaimana mestinya sesuai dengan AD/ART. Sehingga bisa mengembalikan marwah kebesaran Partai Golkar sebagai penjaga dan pejuang kesejahteraan rakyat," jelas Bamsoet.

Mengingat penyelenggaraan Munas Partai Golkar yang lebih kurang tinggal satu bulan lagi, Wakil Ketua KADIN Indonesia ini mengajak seluruh kader Partai Golkar maupun organisasi sayap untuk merapatkan barisan, menyatukan tekad, mantapkan niat untuk menyambut Munas dengan suka cita.

"Munas yang merupakan acara internal rumah tangga kita, tak perlu disambut dengan kegaduhan apalagi sampai kebakaran jenggot dengan mengeluarkan statement yang penuh provokasi. Sebagai siklus rutin, mari sambut Munas ini dengan senyum suka cita. Berikan kesempatan kepada pengurus daerah dan kader untuk menjatuhkan pilihan kepada siapa kepemimpinan Partai Golkar akan mereka percayakan," kata Bamsoet.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini