'Apa yang terjadi di Pilkada 2018 jadi gambaran peta politik di 2019'

Jumat, 29 Juni 2018 18:32 Reporter : Rizky Andwika
'Apa yang terjadi di Pilkada 2018 jadi gambaran peta politik di 2019' Ilustrasi Pilkada Serentak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Indonesia Watch for Democracy (IWD), Endang Tirtana menilai peta pertarungan politik di Pilkada Serentak yang baru saja usai, ada beberapa catatan yang dapat ditarik mengenai hubungan antara hasil Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 mendatang.

"Apa yang terjadi dari hasil Pilkada 2018 menjadi gambaran peta politik di Pilpres dan Pemilu 2019. Ini akan menjadi petunjuk bagi partai politik untuk melakukan evaluasi dan menyusun ulang strategi pada Pemilu 2019" kata Endang melalui keterangan tertulis, Jumat (29/6).

Endang menambahkan, kekuatan oposisi mampu mengimbangi kekuatan partai pro pemerintah. Situasi itu akan membuat partai-partai pemerintah mengatur ulang strategi untuk Pemilu 2019. Namun, lanjut Endang, PDI Perjuangan mampu memenangkan 91 daerah dalam Pilkada 2018. Dari 154 kabupaten dan kota, PDI-P berpartisipasi di 152 daerah. Dari 152 daerah yang diikuti, PDI-P menang di 91 daerah atau sebanyak 60 persen.

Menurut Endang, keberanian PDI Perjuangan memilih kandidat yang berbeda dari selera mainstream-lah yang melahirkan figur seperti Jokowi dan Ganjar Pranowo.

"Cara PDI Perjuangan memberikan kesempatan pada kadernya itu juga yang akhirnya berhasil membuat suara PDI Perjuangan rebounds dari penurunan suara saat pemilu 2004 dan Pemilu 2009. Justru dua parpol yang sedikit menang pilkada, PDI Perjuangan dan Gerindra saat ini memperoleh kenaikan suara yang signifikan. Pelajaran yang sangat baik" katanya.

Endang Tirtana juga menyesali masih ada indikasi permainan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) pada pilkada kemarin.

"Isu SARA bikin sakit demokrasi yang sudah sehat dalam pertarungan politik. Mari kita tinggalkan permainan isu SARA dalam politik" tegas Endang.

Selain itu, Endang mengucapkan selamat kepada seluruh gubernur, bupati, dan walikota yang terpilih.

"Pemimpin yang baik akan dikenang bukan karena apa yang diucapkan dan dijanjikan, tetapi karena apa yang dikerjakan. Selamat bekerja untuk negeri," katanya. [rzk]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini