Anies-Sandi menang, ini pesan keras PKS buat para cukong Pilkada

Jumat, 21 April 2017 20:46 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Hidayat Nur Wahid. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Gerindra dan PKS sukses mengantarkan pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno memenangkan Pilgub DKI 2017, meskipun baru versi hitungan form C1 KPU DKI. Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid mengatakan, partainya membuka peluang untuk kembali berduet dengan Gerindra di Pemilu daerah-daerah lain pada 2018 mendatang.

"PKS kayaknya duet dengan Gerindra akan berkelanjutan untuk di tempat-tempat lain sekalipun prosesnya bisa dibicarakan lagi," kata Hidayat di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (21/4).

Pihaknya berharap, kemenangan Anies-Sandiaga bisa menjadi modal dan motivasi untuk memenangkan calon di daerah-daerah lain pada 2018.

"Nah kami berharap karenanya modal ini bisa dikembangkan ke daerah-daerah lain di 2018. Karena ada pilkada yang lebih masif lagi di provinsi-provinsi yang lebih penting lagi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, NTB, dan Sumatera Utara," terangnya.

Kemenangan Anies-Sandiaga, kata dia, bisa dimaknai bahwa rakyat telah mampu mengalahkan intimidasi, politik uang dan janji-janji politik dalam Pilkada. Termasuk, dugaan keterlibatan pemodal yang berperan di balik pemenangan calon tertentu ternyata gagal di Jakarta.

"Karenanya ke depan wahai para cukong dan pemodal berhenti merendahkan kedaulatan rakyat dengan mengira bahwa bila anda punya duit, punya modal, Anda bisa menggelontori dengan sembako, bisa umroh, kirim kursi roda, Jakarta sudah buktikan itu gagal," tegas Hidayat.

"Sudah keluar duit banyak, miliaran rupiah ternyata gagal, ya enggak usah diulang lagi kayak gitu. Supaya rakyat bisa menghadirkan demokrasi yang berkualitas," sambungnya. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Pilgub DKI
  2. PKS
  3. Anies Baswedan
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.