Andi Arief Bikin Mahfud MD Panas, Sampai Bilang SBY yang Teken UU

Kamis, 10 Januari 2019 10:01 Reporter : Merdeka
Andi Arief Bikin Mahfud MD Panas, Sampai Bilang SBY yang Teken UU Mahfud MD datangi KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Cuitan Wasekjen Demokrat Andi Arief di jagat Twitter kembali menuai pro dan kontra. Kali ini giliran, mantan Ketua MK Mahfud MD yang dibuatnya panas.

Andi awalnya menilai pandangan Mahfud MD tentang sengketa pemilu sangat berbahaya. Hal itu sebagai pemicu perdebatan mantan Stafsus SBY itu dengan mantan ketua Timses Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014 lalu itu.

"Dengan logika berbahaya dari Prof @mohmahfudmd, kalau ada kecurangan 4 juta suara tidak apa-apa, selama perbedaan suara antar capres adalah 9 jt. BAHAYA," tulis Andi Arief, dikutip merdeka.com, Kamis (10/1).

Tak berselang lama, cuitan Andi itu mengundang reaksi Mahfud MD. Mahfud pun menjelaskan dasar hukum opininya tersebut.

"Kalau dalam Sengketa Pemilu Anda bisa membuktikan kecurangan 1 juta padahal kalahnya 3 juta maka hasil pemilu tak bisa dibatalkan. Ini ketentuan UU No.8 Tahun 2011. UU ini dibuat pada saat Partai Demokrat berkuasa. Kalau menurut Anda salah, gugatlah Partai Demokrat (PD). Kok bilang berbahaya ke gue?" jawab Mahfud tanpa mention ke Andi Arief.

Mahfud kembali menjelaskan, yang menandatangani UU No 8 Tahun 2011 adalah Presiden SBY yang juga ketua umum tempat Andi Arief bernaung. Di situ disebut, jelas Mahfud, perhitungan hasil pemilu boleh dibatalkan oleh MK jika selisih suara yang diperkarakan bisa mengubah urutan perolehan suara kemenangan.

"Kalau Anda bilang itu berbahaya, proteslah yang membuat dan menandatangani UU," tulis Mahfud lagi.

twitter mahfud dan andi 2019 Merdeka.com/twitter


Mendengar penjelasan Mahfud, Andi tetap pada pendirinnya. Dia menganggap, Mahfud mengajak berbuat curang di pemilu.

"Bagi saya penjelasan Prof @mohmahfudmd tetap berbahaya. SAMA juga dengan ajakan untuk pembiaran kecurangan dengan margin tertentu. Harusnya melarang kecurangan sebesar apapun," tulis Andi.

Sebelum cuitannya memicu tanggapan dari Mahfud, awalnya Andi juga menyinggung tentang sosok mantan menteri era Gus Dur. Menurut Andi, Mahfud bukan pejuang demokrasi.

"Jangan terlalu percaya dengan Prof @mohmahfudmd, karena dalam catatan saya memang beliau penikmat demokrasi, bukan bagian yang terlibat aktif memperjuangkan, saya kenal beliau di Jogya," kata Andi. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Mahfud MD
  2. Andi Arief
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini