Airlangga tegaskan menteri boleh jadi jurkam Jokowi-Ma'ruf
Merdeka.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menegaskan tidak ada aturan yang dilanggar jika para menteri terdaftar menjadi juru kampanye pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf. Dia menuturkan tidak bakal ada bias kepentingan selama menjalankan tugas sebagai menteri, berikut juru kampanye.
"Tidak akan conflict of interests," kata Airlangga di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (29/9).
Dia menjelaskan, dalam menjalankan tugas menteri bakal berbeda dengan memenangkan Pilpres. Seperti urusan ekspor di Kemenperin.
"Jelas, kan tugas kementerian mendorong ekspor dan itu beda kalau menangkan pilpres," kata Ketum Golkar itu.
Airlangga memastikan jika bakal berkampanye akan mengambil cuti. Seperti ketetapan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memperbolehkan menteri untuk ambil kampanye maksimal 1 hari per Minggu.
"Kalau pada saat kampanye ya cuti," imbuhnya.
Terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Golkar yang juga Wakil Ketua Koalisi Indonesia Kerja, Freidrich Paulus Lodewijk, menegaskan tidak ada menteri kabinet yang masuk dalam TKN. Yang ada adalah juru kampanye yang berjumlah 5.279 orang.
"Kalau presiden kepala daerah menteri melaksanakan kampanye boleh-boleh saja dengan catatan mereka harus cuti dan cutinya pun diatur dalam satu Minggu hanya diijinkan satu hari," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, sederet nama menteri kabinet kerja Jokowi-JK masuk dalam susunan juru kampanye yang dirilis dalam situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ada 15 nama menteri yang berasal dari partai politik dan profesional.
Menteri dari parpol:
1. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Ketum Golkar)2. Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita (Golkar)3. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (NasDem)4. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (PDIP)5. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo (PDIP)6. Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly (PDIP)7. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (PDIP)8. Menko Polhukam Wiranto (Hanura)9. Mendes PDT dan Transmigrasi Eko Putro Sanjojo (PKB)10. Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (PKB)11. Menteri Pemudan dan Olahraga Imam Nahrawi (PKB)
Menteri dari profesional:
12. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi13. Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil14. Menteri PAN-RB Syafruddin15. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya