Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Airlangga Minta Caleg Golkar Manfaatkan Teknologi dan Media Sosial untuk Gaet Pemilih

Airlangga Minta Caleg Golkar Manfaatkan Teknologi dan Media Sosial untuk Gaet Pemilih Pembekalan Caleg Partai Golkar. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto memberikan pembekalan bagi para caleg DPR yang akan maju dalam Pemilu Legislatif tahun depan. Dalam kesempatan ini, Airlangga mensosialisasikan aplikasi big data pemilih Partai Golkar di berbagai daerah.

Dari data yang tersedia dalam aplikasi ini, para caleg bisa memanfaatkannya selama masa kampanye dalam rangka menggalang suara pemilih.

"Jadi hari ini adalah empat bulan menjelang hari H sehingga kita mengingatkan kepada para caleg bahwa kita sudah mulai memasuki periode kampanye yang krusial karena Pemilu tinggal empat bulan lagi sampai tanggal 17 April," kata Airlangga di kantor DPP Partai Golkar, Grogol, Jakarta Barat, Rabu (19/12).

"Kemudian yang kedua yang disampaikan adalah kita punya tools, tools untuk penggalangan suara pemilih. Dan Partai Golkar memiliki database pemilih," imbuhnya.

Airlangga menambahkan, data yang tersedia dalam aplikasi ini bisa digunakan para caleg untuk masuk ke daerah pemilihan masing-masing. Dengan aplikasi ini pihaknya juga bisa mengukur sejauh mana progres para caleg di dapilnya.

"Tools itu nanti digunakan untuk para caleg masuk ke daerah pemilihan masing-masing. Dan tentu kita punya mekanisme internal untuk mengukur dan mengecek berapa jauh progres dari masing-masing caleg dan di dapil masing-masing," ujar dia.

Pemanfaatan teknologi digital ini diharapkan menjadi salah satu strategi dalam rangka mencapai target suara pada Pemilu mendatang. Golkar menargetkan 18 persen suara atau 110 kursi di DPR RI. Strategi lainnya yang akan digunakan ialah pemanfaatan media sosial.

"Kita juga punya strategi above the line di media sosial, media cetak. Sehingga ini semua kita paparkan dan kita punya tools alat kampanye. Tentu ini kita sampaikan semua dan masing-masing caleg mempunyai kesempatan yang sama untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat. Dan pendekatan masyarakatnya Golkar juga melakukan secara sistematis. Jadi tentu kita sudah tahu kantong-kantong suara Golkar di mana, kantong suara parpol lain di mana," paparnya.

Golkar mulai memanfaatkan big data ini seiring dengan perkembangan teknologi digital. "Industry 4.0 kan berkembang terus. Jadi ini muncul karena ada big data, artificial intelligent, ini kami gunakan," kata Menteri Perindustrian ini.

Seluruh caleg Partai Golkar di semua dapil diakomodir untuk mengakses big data tersebut. Namun demikian pihaknya pun menyerahkan sepenuhnya kepada para caleg apakah mau memanfaatkan aplikasi tersebut atau memiliki pilihan lain dalam berkampanye. Biaya dari pembuatan aplikasi ini sepenuhnya ditanggung DPP. Terkait sumber data dalam big data ini, Airlangga mengatakan bersifat rahasia.

"Itu rahasia," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP