Ahok-Djarot targetkan kumpulkan dana kampanye Rp 50 miliar
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama secara resmi membuka penggalangan dana untuk kampanyenya selama Pilkada DKI 2017. Dana ini nantinya akan digunakan untuk keperluan logistik selama masa kampanye 3,5 bulan ke depan.
Basuki atau akrab disapa Ahok mengatakan, dana kampanye ini bisa saja digunakan untuk mengirim bunga, hingga sewa mobil. Ahok menargetkan dana yang terkumpul bisa mencapai Rp 50 miliar.
"Target Rp 50 miliar sampe Rp 80 miliar. Toh nanti kalau ada lebih nanti dikembalikan pada negara," katanya di Lembang, Jakarta Pusat, Selasa (1/11).

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, penghimpunan dana akan dilakukan hingga Desember 2016. Dana ini tidak hanya dari warga DKI saja, Ahok membuka pintu untuk masyarakat di luar ibu kota yang ingin mendonasikan dana untuk mendukung kampanyenya.
"Misalnya sudah tercapai, sudah cukup, kita setop. Sekarang kita hitung saja butuh berapa, hampir enggak ada. Urusan saksi partai urusan partai politik. Saya sudah bilang, Anda mau bikin kegiatan apapun, pelatihan saksi Anda urus sendiri," terangnya.
Mantan Bupati Belitung Timur ini yakin, pengumpulan dana kampanye bakal menggugah kesadaran politik masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi. Sehingga dalam penggunaannya juga tidak dapat seenaknya, tetap ada audit dalam setiap pengeluarannya.
"Kalau ada yang nyumbang Rp 1 juta, ada 50.000 orang sudah Rp 50 miliar. Dan ini seluruh Indonesia boleh nyumbang," tegasnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya