Yogyakarta Rawan Konflik, Kapolda Optimis Pemilu 2019 Berjalan Lancar

Rabu, 6 Februari 2019 05:02 Reporter : Purnomo Edi
Yogyakarta Rawan Konflik, Kapolda Optimis Pemilu 2019 Berjalan Lancar Ilustrasi Pemilu. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Wilayah DIY disebut sebagai salah satu wilayah dengan kerawanan tinggi. Hal ini tertuang dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019 yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY.

Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan. Diantaranya dengan memersiapkan 3/4 personelnya untuk melakukan pengamanan pemilu 2019 di DIY.

Dia menerangkan jika dirinya berterimakasih atas penilaian Bawaslu terhadap tingkat kerawanan pemilu di wilayah Polda DIY. Adanya penilaian dari Bawaslu itu membuat dirinya beserta jajaran Polda DIY bisa melakukan langkah antisipasi terhadap kemungkinan kerawanan penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Yogyakarta masuk daerah rawan menurut indeks kerawanan pemilu. Iya ini antisipasi bersama lebih bagus dibilang begitu daripada nanti dibilang aman malah terjadi apa-apa. Gesekan ditiap pemilu itu pasti ada dan kita tahu semualah. Artinya bawaslu juga menilai indeks kerawanan di Jogja perlu dicermati dan saya berterimakasih soal itu," katanya di Mapolres Gunungkidul, Selasa (5/2).

Dofiri menilai, saat ini jumlah personel di Polda DIY masih mencukupi untuk melakukan pengamanan jalannya Pemilu 2019. Dia menyebut jika selama proses Pemilu 2019 baru 3/4 kekuatan Polda DIY yang diterjunkan.

"Personel saya kira sudah cukup. Kita mengarahkan anggota tidak seluruhnya baru beberapa. Saat kampanye terbuka 3/4 kekuatan akan diturunkan dan InsyaAllah cukup. Kalaupun ada backup dari pusat ada," jelasnya.

Dia mengungkapkan jika nantinya personel Polda DIY juga akan bersinergi dengan anggota TNI. Dofiri menjelaskan, sinergisitas antara TNI dan Polri ini mampu mengatasi kerawanan Pemilu 2019 di DIY.

Dofiri menambahkan, pihaknya pun terus melakukan pendekatan kepada masyarakat guna memastikan agar Pemilu 2019 bisa terselenggara dengan baik. Sejumlah kegiatan pun digelar Polda DIY dengan melibatkan masyarakat. Salah satu kegiatan yang akan digelar adalah tabligh akbar.

"Masyarakat butuh tabligh akbar. Ini karena ibarat manusia itu seperti mesin yang diforsir terus menerus sehingga menjadi panas. Tabligh akbar seperti ini untuk menyejukkan masyarakat kembali untuk menjaga toleransi dan kerukunan," tutupnya. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Pemilu 2019
  2. Pilpres 2019
  3. Yogyakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini