Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wisata Air Darajat Garut Disesaki Warga, Protokol Kesehatan Diabaikan

Wisata Air Darajat Garut Disesaki Warga, Protokol Kesehatan Diabaikan Wisatawan di Darajat Garut Abai Prokes. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Ribuan wisatawan yang berasal dari dalam dan luar kota Garut, Sabtu (2/1) tumplek di kawasan wisata Darajat, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut. Mereka datang menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Sayangnya, selama berwisata para wisatawan banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Berdasarkan pantauan, beberapa tempat wisata yang ada di kawasan tersebut hampir dipadati wisatawan yang datang menggunakan motor dan mobil. Plat nomor kendaraan dalam dan luar kota Garut pun mewarnai pemandangan di tempat parkir.

Di tempat wisata yang semuanya adalah kolam renang dan rendam tersebut, para wisatawan memang banyak yang mengabaikan protokol kesehatan. Tidak sedikit di antara mereka yang tidak menjaga jarak hingga tidak menggunakan masker.

Beberapa tempat wisata di Darajat, memang ada yang memeriksa suhu tubuh wisatawan yang datang, namun ada juga yang tidak melakukan pemeriksaan. Namun di seluruh tempat wisata itu, tidak ada satupun yang memeriksa surat bebas Covid-19 yang seharusnya dilakukan sebagaimana tertuang dalam surat edaran Bupati Garut, Rudy Gunawan.

"Tadi masuk-masuk aja, enggak ada pemeriksaan bebas Covid-19. Kalau diperiksa mungkin saya enggak akan bisa masuk untuk berwisata di sini," kata Alex (33), wisatawan asal Bandung.

Alex yang mengaku datang bersama keluarganya ini menyebut bahwa Darajat menjadi pilihannya untuk berwisata karena dianggap aman dan tidak akan dirazia. “Kata temen aman, gakan kena razia Satgas Covid-19 Garut karena lokasinya jauh dari kota. Kalau Cipanas mah kan deket,” ungkapnya.

Ia yang datang sejak pagi menjelang siang, menyebut bahwa sejak datang memang tidak ada pemeriksaan dadakan, padahal kondisi kawasan wisata cukup dipadati wisatawan. Walau begitu, sejumlah petugas kesehatan ada juga yang sesekali datang untuk mengingatkan warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Petugasnya sedikit, ini wisatawannya ribuan ya udah bebas-bebas aja wisata di sini. Alhamdulillah aman lah, enggak ribet,” ucapnya.

Hingga sore menjelang malam, ribuan wisatawan masih nampak di tempat wisata yang berdekatan dengan objek vital nasional pembangkit listrik tenaga panas bumi itu. Setelah adzan isya, sejumlah wisatawan banyak yang bersiap pulang, kepadatan arus lalu lintas pun terjadi di beberapa titik.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP