Wiranto setuju prajurit TNI wanita berjilbab
Merdeka.com - Mantan Panglima ABRI Jenderal TNI (Purn) Wiranto setuju bila prajurit TNI wanita mengenakan jilbab seperti yang telah dilakukan Polwan. Menurutnya, hal itu merupakan sesuatu yang positif.
"Boleh saja (TNI berjilbab)," ujar Wiranto usai acara seminar 'Kepemimpinan menjadi bangsa pemenang' di aula FKUI Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (28/11).
Wiranto menambahkan seragam berjilbab merupakan salah bagian dari dinas. "Kan itu nanti bagian dari dinas," kata pria yang juga merupakan Ketua Umum Partai Hanura itu.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi PKS Al Muzzammil Yusuf mendesak Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko agar juga memperbolehkan wanita anggota TNI untuk mengenakan jilbab.
"Sudah saatnya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko mencabut pelarangan seragam berjilbab bagi wanita anggota TNI," ujar Al Muzzammil di Jakarta, Kamis (28/11).
Dia mengaku bangga dengan ketegasan Kapolri Jenderal Polisi Sutarman yang membolehkan Polisi Wanita (Polwan) untuk mengenakan jilbab. Muzzammil menambahkan dirinya sudah pernah menyampaikan agar wanita anggota TNI boleh berjilbab ketika menjabat Anggota Komisi I DPR pada 2009.
"Namun, jawaban diplomatis Panglima TNI waktu itu adalah sedang dikaji oleh pimpinan TNI. Sampai sekarang kami belum tahu sampai di mana kajiannya?," tanya dia.
Menurut Muzzammil, saat ini bukan zamannya lagi untuk bersikap alergi dengan jilbab seperti Orde Baru yang lalu. TNI dan Polri harus menjadi yang terdepan dalam menjunjung tinggi hukum dan HAM. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya