Warga tolak keluarga pembuat patung dari jasad Fahri
Merdeka.com - Warga Jalan Endrosono Gang 7, Surabaya, Jawa Timur, menolak kehadiran keluarga Solihin (22), pembuat patung dari jasad Fahri Khusaini Romadhon di wilayah mereka. Walaupun keluarga pelaku sudah meminta maaf kepada keluarga korban dan masyarakat itu.
Alasannya, warga takut kejadian yang sama terulang. "Jika mereka (Solihin dan keluarganya) tetap berada di sini (Jalan Endrosono Gang 7), kami khawatir mereka akan kembali berbuat yang sama lagi," ujar Soleh, salah satu warga di Surabaya, Kamis (21/2).
Menurut Soleh, tindakan yang dilakukan Solihin dengan membunuh dan dibuat patung dari jasad korban adalah tindakan yang tidak berperikemanusiaan. "Dia tega membunuh anak kecil yang tak tahu apa-apa. Kemudian untuk menyembunyikan aibnya, dia (Solihin) menjadikan korbannya sebagai patung di rumahnya. Hingga untuk menemukan jasad korban, orang tuanya sampai menggelar selamatan dan meminta bantuan arang pintar (paranormal)," keluh Soleh.
Sementara tetangga lainnya, Slamet sudah sepakat dengan warga untuk mengusir tersangka dan keluarganya dari kampung tempat mereka tinggal. "Kami sudah sepakat untuk melarang mereka tinggal dan kembali di kampung ini," tegas dia.
Diketahui, tiga anggota keluarga Solihin adalah Surya, Siti Zahro dan Agus. "Tiga orang keluarga tersangka Solihin ini, tengah dimintai keterangan oleh penyidik di ruang Unit Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Ketiganya masih berstatus saksi. Karena mereka semua ini tinggal serumah dengan tersangka di Jalan Endrosono Gang 7 nomor 19," kata Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Lily Djafar. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya