KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Warga Purbalingga digemparkan pembunuhan sadis cucu & nenek di rumah

Rabu, 11 Januari 2017 22:09 Reporter : Chandra Iswinarno
Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga Purbalingga, Jawa Tengah, digemparkan kasus pembunuhan sadis terhadap penghuni salah satu rumah di Kelurahan Kalikabong RT 02 RW 01 pada Rabu (11/1). Kedua orang yang menjadi korban diketahui memiliki hubungan darah cucu dan nenek, yakni Hanani Sulma Mardiyah (24) dan Eti Sularti (65).

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh anak Eti Sularti, Sri Hastuti usai pulang mengajar sekira pukul 12.45 WIB. Korban Eti ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di lantai dengan luka di leher. Sedangkan Hanani berada di dalam kamar dengan kondisi yang nyaris serupa.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor (Satreskrim Polres) Purbalingga Ajun Komisaris Djunaidi mengatakan, diperkirakan kejadian pembunuhan sadis tersebut terjadi saat pagi hari dalam kondisi lingkungan masih sepi. "Diperkirakan kejadiannya sekitar pukul 09.00 hingga pukul 10.00 WIB saat kondisi rumah sedang sepi," kata Djunaidi saat dihubungi, Rabu (11/1) malam.

Dia mengemukakan, dari hasil olah lokasi kejadian dan visum kedua korban, terdapat beberapa luka yang menyebabkan kematian. Ia menjelaskan, kedua korban mengalami trauma akibat benda tumpul di bagian tubuh yang berbeda.

"Kalau melihat ciri visum luar dari korban, korban menderita patah rahang kiri yang diduga akibat trauma benda tumpul serta mengalami luka gorok di bagian leher, itu untuk korban sang nenek," jelasnya.

Sedangkan untuk korban Hanani, berdasar visum yang dilakukan, ditemukan adanya trauma akibat benda tumpul di kepala bagian belakang serta luka gorok. "Benda tumpul di sini, bisa jadi menggunakan tangan atau juga benda keras lainnya," ucapnya.

Mengenai saksi, dia mengatakan, pada peristiwa tersebut tidak ada saksi yang melihat langsung. Meski demikian, pihaknya sudah mendapat beberapa petunjuk yang mengarahkan untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Saat ini motifnya belum diketahui secara pasti, nanti kalau sudah didapat pelakunya, baru kita bisa membongkar motif pembunuhan ini," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Polres Purbalingga Ajun Komisaris Besar Agus Setyawan Heru Purnomo menjelaskan, saat ini pihaknya sudah membentuk tim untuk melakukan pengejaran dan pencarian terhadap tersangka pelaku pembunuhan sadis tersebut.

"Kami dari Polres (Purbalingga) sudah melakukan autopsi dan membentuk tim untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam serta melakukan pengejaran," ujarnya.

Dia menambahkan pihaknya sudah mendapatkan beberapa indikasi-indikasi pelaku pembunuhan yang saat ini masih dalam pengejaran. "Indikasi-indikasi beberapa orang yang diduga sebagai pelaku sudah ada," ujarnya. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Pembunuhan Sadis
  2. Purbalingga

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.