Warga Bekasi Utara demo tolak pembangunan kios kuliner oleh pemerintah

Minggu, 26 November 2017 15:01 Reporter : Adi Nugroho
Warga Bekasi Utara demo tolak pembangunan kios kuliner oleh pemerintah Warga Bekasi Utara demo tolak pembangunan kios kuliner oleh pemerintah. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan warga di Perumahan Duta Harapan dan Telaga Mas, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi menggelar demonstrasi menolak pembangunan sentra kuliner yang dibangun di lahan sempadan danau di wilayah perumahan tersebut oleh pemerintah Kota Bekasi.

"Danau Duta Harapan merupakan ruang terbuka hijau, seharusnya ditanam pepohonan, bukan ditanam beton," kata koordinator aksi, Atang Muharam, Minggu (26/11).

Dia mengatakan, warga di dua perumahan tersebut cukup terkejut, mendadak ada sekitar 20 petak bangunan permanen yang bakal dipakai sebagai lapak kuliner. Menurut dia, pembangunan tersebut tak pernah disosialisasikan kepada masyarakat setempat.

"Pembangunan kios di lahan sempadan danau tidak didahului proses sosialisasi yang matang, transparan, dan menyeluruh kepada masyarakat," katanya.

Atang mengatakan, yang diinginkan warga justru penataan danau seluas sekitar 5 hektar tersebut sebagai sarana wisata air, sarana olahraga bagi masyarakat, serta penertiban pedagang liar di wilayah setempat.

"Pemerintah pernah menyatakan akan menghentikan sementara pembangunan, tapi kenyataannya pembangunan malah dipercepat," kata dia.

Berdasarkan pantauan merdeka.com, ada sekitar 130 spanduk yang dibentangkan dalam aksi unjuk rasa ini. Spanduk bertuliskan penolakan pembangunan, dan meminta pemerintah membongkar puluhan kios yang sudah hampir rampung dikerjakan. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Bekasi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini