Wapres JK Minta Masjid Kampus Tak Disusupi Paham Radikal
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri workshop penguatan fungsi masjid kampus dalam pembangunan karakteristik mahasiswa yang digagas oleh asosiasi masjid kampus Indonesia. Dalam sambutannya Wapres JK berharap pengurus dan masjid kampus dapat jadi contoh untuk masjid disekitarnya.
"Kalau masjid kampus baik akan jadi contoh untuk masjid yang lain dan sekitarnya. Maka dari itu harapan kita mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik, dan juga bagaimana saling membantu," kata JK ketika memberikan sambutan di kantor Kemeristekdikti, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10).
Wapres JK juga meminta kepada pengurus masjid kampus digunakan positif. Dan jangan disisipi paham radikal. Dia mempersilahkan mahasiswa untuk fanatik dalam hal positif. Namun tidak memiliki paham radikal sehingga kata dia tidak menimbulkan masalah.
"Jangan masjid kampus disisipi paham-paham yang radikal, kalau fanatik silahkan tapi radikal berbeda dalam arti fanatik itu saya ingin beribadah menjalankan syariah begini. Kalau radikal ya keluar daripada garis wasatiah, keluar dari garis tengah dan lebih malah kadang-kadang merusak," paparnya.
"Sehingga masjid di mana-mana dapat diberikan contoh dan dapat diberikan kurikulum lainnya," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya