Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wanita hamil 7 bulan tertimbun longsor di Samarinda ditemukan tewas

Wanita hamil 7 bulan tertimbun longsor di Samarinda ditemukan tewas Ilustrasi Tanah Longsor. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Wulandari (20), wanita hamil yang tinggal di Jalan Lumba-lumba, kelurahan Selili RT 02, kecamatan Samarinda Ilir, kota Samarinda, Kalimantan Timur, yang tertimbun longsor Jumat (30/12) malam malam kemarin, dini hari tadi ditemukan tewas. Jenazah Wulandari kini dimakamkan keluarganya.

Keterangan diperoleh Basarnas dari hasil koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur, jasad Wulandari ditemukan tertimbun longsor dan terjepit bangunan, sekira pukul 03.00 WITA dini hari tadi. Kerja keras tim SAR gabungan di lokasi pascainsiden longsor, berbuah hasil.

"Korban yang sedang mengandung 7 bulan, ditemukan tertimbun longsor dan material bangunan, yang mengenai bagian belakang rumahnya," kata Kepala Basarnas Kaltim-Kaltara kantor SAR Balikpapan, seperti disampaikan Kasi Operasional Octavianto, kepada wartawan, Sabtu (31/12).

Diterangkan Octavianto, proses evakuasi Wulandari, berlangsung ekstra hati-hati. Pencarian korban, sebelumnya sempat dihentikan lantaran kondisi rumah korban yang tertimbun tanah di kawasan bukit.

"Kendala bahwa alat berat tidak bisa masuk, karena akses jalan masuk berupa gang sempit. Juga disebabkan faktor cuaca, masih turun hujan dan penerangan minim," ujar Octavianto.

"Kondisi tanah di lokasi kejadian juga labil, dan berpotensi membahayakan tim evakuasi dari berbagai unsur di lokasi. Jadi memang perlu dilakukan secara cermat," tambahnya.

Usai ditemukan dan dievakuasi tim SAR gabungan baik TNI, Polri, BPBD Kaltim, BPBD Samarinda, Tagana, dan relawan, jenazah korban Wulandari dibawa ke rumah sakit, untuk kemudian diserahkan ke keluarga dan dimakamkan.

"Jadi, korban sebelum kejadian, sedang berada di bagian belakang rumah. Hujan yang turun sejak Maghrib sekira pukul 18.10 sampai malam, mengakibatkan bangunan rumah di atas rumah korban, longsor dan menimpa rumah korban," demikian Octavianto.

Diberitakan sebelumnya, informasi diperoleh dari tim evakuasi di lapangan, 2 rumah tertimbun longsor, dan sejumlah warga mengalami luka-luka akibat longsor, dan seorang wanita dilaporkan tertimbun, di tengah hujan deras disertai petir dan angin kencang, mengguyur Samarinda, Jumat (30/12) kemarin. Warga sekitar lokasi kejadian terpaksa diungsikan, lantaran khawatir terjadi longsor susulan.

(mdk/war)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP