Wanita di Riau ini berkelahi dengan buaya di dasar sungai

"Saat itu, Akim dan temannya mandi di tepi Sungai Apung Pulau Tiga Kecamatan Tebingtinggi. Mereka baru saja selesai mencari Lokan," ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Wanita di Riau ini berkelahi dengan buaya di dasar sungai
Wanita berkelahi dengan buaya di Riau. ©2017 merdeka.com/abdullah sani

Akim (34), wanita warga Desa Kepau Baru, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti, Riau ini selamat usai duel melawan buaya di sungai. Dengan sekuat tenaga, Akim menarik buaya ke permukaan air meski pinggangnya dicengkeram hewan berkulit tebal itu."Saat itu, Akim dan temannya mandi di tepi Sungai Apung Pulau Tiga Kecamatan Tebingtinggi. Mereka baru saja selesai mencari Lokan," ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah, Sabtu (13/5).Peristiwa itu terjadi pada Jumat (12/5). Saat mandi, seketika datang seekor buaya menerkam tubuh Akim. Pinggang Akim langsung diterkam dan dirobek buaya itu. Tubuhnya ditarik ke dasar sungai hingga keduanya berkelahi.Sedangkan teman Akim berusaha membantu dengan menarik rambut Akim. Namun tenaga buaya tersebut lebih kuat hingga berhasil menarik tubuhnya ke dalam sungai."Dalam kondisi kesakitan, dia kemudian berusaha memeluk sebatang kayu yang ada di dasar sungai. Akim berusaha naik ke permukaan dengan perlawanan buaya yang terus menariknya ke dalam sungai," ucap Barliansyah.


Wanita berkelahi dengan buaya di Riau ©2017 merdeka.com/abdullah sani


Akim berhasil menarik buaya yang terus menggigit pinggangnya naik ke permukaan. Teman-temannya langsung menarik tangan Akim. Sebagian lagi, memukul kepala buaya dengan kayu.Pukulan tersebut ternyata membuat buaya kesakitan dan melepaskan gigitan di tubuh korban. Akim pun cepat ditarik ke daratan oleh temannya dengan kondisi tubuh penuh luka gigitan.‎Teman korban dibantu warga langsung melarikan korban ke puskesmas di Desa Teluk Buntal. Hari itu juga, korban dirujuk ke RSUD Selatpanjang dengan speedboat."Korban‎ langsung dioperasi, lukanya dijahit. Hari ini kondisi korban sudah stabil dan berangsur membaik," pungas perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini.

Rekomendasi