Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wanita bertato jadi korban penganiayaan di Jalan Tol Bali

Wanita bertato jadi korban penganiayaan di Jalan Tol Bali Ilustrasi Penganiayaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Belum tuntas kasus sayat paha terhadap wanita yang keluar malam dengan celana pendek kini kasus baru muncul. Kali ini korbannya wanita bertato yang jadi korban sabetan senjata tajam.

Informasi yang di dapat, NI Komang Sutanti (30) dengan penuh tato di lengannya ini menjadi korban penebasan di simpang Jalan Tol Nusa Dua, Bali, Senin (26/9).

Wanita yang beralamat di Jalan Imam Bonjol ini mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Terparah pada bagian bahu dan lengan. Sayangnya korban yang dilarikan ke RSUP Sanglah ini enggan untuk melaporkan apa yang dialaminya.

Kepada petugas di RSUP Sanglah, dirinya hanya mengaku diserang seorang pria kemudian langsung kabur.

Kasubbag Humas RSUP Sanglah dr Kadek Naryantha membenarkan bahwa pihaknya menerima pasien atas nama Sutanti. Kata dia, korban yang dirujuk dari RS Siloam itu langsung mendapat perawatan medis di ruang Triage Bedah IGD.

Namun dia juga tak menyangkal jika pihak kepolisian sempat melakukan koordinasi dengan pihak RSUP Sanglah terkait keberadaan korban di rumah sakit pemerintah terbesar di Bali itu. Dijelaskan dr Kadek, korban mengalami multiple vulnus appertum yaitu luka terbuka lebih dari satu. Luka tersebut dialami korban pada bahu kiri dan kanan serta lengan kiri dan kanan KS sementara tidak terdapat luka pada bagian kepala.

Dikatakan, dr Kadek bahwa korban menolak masuk Ruang Operasi (OK), padahal kategori luka KS harus mendapatkan perawatan di sana.

"Kami tetap menyarankan tindakan (operasi) karena luka yang dialami KS ditakutkan dapat menimbulkan komplikasi. Namun kalau pasien tetap menolak kami tidak bisa memaksa," ujar dr Kadek sembari memastikan korban memilih pulang paksa.

Sementara itu, secara terpisah pihak kepolisian juga mengaku kesulitan untuk mengorek keterangan dari korban. Hal ini karena korban mengaku tidak ingat persis lokasi kejadian dirinya diserang oleh pria tak dikenal.

"Korban ingatnya saat masuk dari tol Nusa Dua dan tiba di pesanggaran Benoa di tabrak dari belakang. Kemudian korban diserang dengan sajam. Lokasi pastinya belum jelas dan korban belum melapor secara resmi apakah ada di wilayah Polsek Benoa atau Kuta Selatan," tutur salah seorang anggota Polisi yang sempat mendatangi korban. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP