Wamenekraf Irene Umar: Aniwayang Buktikan Seni Tradisi Indonesia Berdaya Saing Global dan Ekonomi Kreatif

Wakil Menteri Kemenekraf Irene Umar menyoroti Aniwayang sebagai contoh nyata seni tradisi Indonesia yang mampu menembus panggung global dan memiliki nilai ekonomi kreatif tinggi, menarik lintas generasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wamenekraf Irene Umar: Aniwayang Buktikan Seni Tradisi Indonesia Berdaya Saing Global dan Ekonomi Kreatif
Wakil Menteri Kemenekraf Irene Umar menyoroti Aniwayang sebagai contoh nyata seni tradisi Indonesia yang mampu menembus panggung global dan memiliki nilai ekonomi kreatif tinggi, menarik lintas generasi. (AntaraNews)

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menegaskan bahwa seni pertunjukan wayang, khususnya melalui inovasi Aniwayang, bukan hanya sekadar hiburan semata. Ia menyoroti potensi besar wayang sebagai alat diplomasi budaya yang efektif dan memiliki nilai ekonomi yang luar biasa di kancah internasional. Pernyataan ini disampaikan di Jakarta pada Minggu (26/4), menggarisbawahi pentingnya adaptasi budaya tradisional.

Dalam keterangannya, Wamenekraf Irene Umar menyoroti bagaimana Aniwayang berhasil memadukan seni tradisi dengan tokoh animasi, menciptakan pendekatan kreatif yang relevan. Perpaduan ini dinilai mampu menjangkau dan menarik minat berbagai generasi, dari anak-anak hingga dewasa. Ini menunjukkan bagaimana warisan budaya dapat tetap hidup dan berkembang di era modern.

Apresiasi global terhadap Aniwayang telah terlihat di Jepang dan Korea, dengan rencana ekspansi ke Jerman, membuktikan daya saingnya. Hal ini disampaikan Irene Umar saat pergelaran "Aniwayang Live Desa Timun: Ayo Ke Museum" pada Sabtu (25/4) di Museum Nasional Jakarta. Acara tersebut menjadi bukti nyata bahwa karya kreatif berbasis tradisi dapat menembus batas-batas geografis.

Aniwayang sebagai Diplomasi Budaya dan Potensi Ekonomi Kreatif

Wamenekraf Irene Umar memuji Aniwayang sebagai contoh konkret bagaimana budaya tradisional dapat dikemas ulang menjadi produk kreatif. Produk ini tidak hanya bernilai seni tinggi, tetapi juga memiliki daya saing global yang signifikan. Talenta-talenta di balik Aniwayang tertata apik, menunjukkan profesionalisme dalam mengelola warisan budaya.

Aniwayang telah membuktikan kemampuannya untuk menembus panggung internasional, mendapatkan apresiasi di berbagai negara. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa seni pertunjukan wayang dapat menjadi duta budaya Indonesia. Ini juga membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi kreatif berbasis tradisi.

Transformasi wayang menjadi aniwayang, dengan perpaduan storytelling relevan dan karakter animatif, menjadikannya menarik bagi lintas generasi. Pendekatan ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi. Hal ini sejalan dengan visi Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) untuk mendorong inovasi dalam sektor kreatif.

Inovasi Aniwayang: Perpaduan Tradisi dan Modernitas

Pertunjukan "Aniwayang Live Desa Timun: Ayo Ke Museum" berhasil memadukan seni tradisi dengan elemen modern. Ini termasuk storytelling yang relevan, karakter animasi, dan pengalaman interaktif yang menyenangkan bagi keluarga. Pendekatan ini membuat wayang lebih mudah diakses dan dinikmati oleh audiens yang lebih luas.

Daud Nugraha, Founder dan Direktur Aniwayang Studio, menjelaskan bahwa eksplorasi ini telah berlangsung selama lima tahun. Tujuannya adalah menjadikan wayang tetap relevan dan dicintai oleh berbagai generasi. Mereka bahkan menciptakan karakter wayang khusus untuk Wamenekraf yang didatangkan dari Jogja, menunjukkan dedikasi pada detail.

Rangkaian acara Aniwayang Studio juga mencakup nonton bareng animasi wayang dan sesi interaktif. Sesi ini melibatkan pengenalan lima dalang dan lima voice actor profesional di balik layar. Aktivitas-aktivitas ini dirancang untuk memberikan pengalaman budaya yang lebih dekat dan menyenangkan bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Peran Museum Nasional dalam Mendukung Ekosistem Ekonomi Kreatif

Wamenekraf Irene Umar menekankan urgensi ruang publik seperti museum dalam mendukung ekosistem ekonomi kreatif. Menurutnya, Museum Nasional kini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar tempat edukasi. Museum telah bertransformasi menjadi ruang ekspresi kreatif yang membanggakan bagi bangsa Indonesia.

Irene Umar menyatakan kebanggaannya karena museum di Indonesia semakin menarik dan berkembang sebagai ruang kreatif. Hal ini membuka peluang besar bagi para pejuang ekonomi kreatif untuk berkolaborasi dan berkarya. Museum Nasional menyediakan platform penting untuk menampilkan inovasi budaya.

Kolaborasi antara Aniwayang dan Museum Nasional, yang merupakan bagian dari ulang tahun ke-248 museum, adalah contoh nyata. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajakan bagi keluarga untuk menjadikan museum sebagai ruang belajar yang menyenangkan. Tujuannya adalah membangun generasi yang berbudaya dan menghargai warisan leluhur.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pengembangan Kekayaan Budaya Nasional

Kolaborasi antara pemerintah, pejuang ekonomi kreatif seperti Aniwayang, dan ruang budaya seperti Museum Nasional merupakan tindak lanjut audiensi sebelumnya. Audiensi pada 17 Desember 2025 membahas keinginan Kemenekraf untuk memperluas jangkauan Aniwayang. Tujuannya adalah agar kekayaan intelektual (IP) lokal terus dikenal secara luas.

Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan kekayaan budaya yang beraneka ragam. Budaya ini memiliki potensi besar untuk diolah menjadi mesin kekuatan ekonomi baru nasional. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memanfaatkan aset budaya untuk pembangunan ekonomi.

Melalui dukungan Kemenekraf, Aniwayang tidak hanya melestarikan seni wayang, tetapi juga mengembangkannya menjadi produk yang relevan di era digital. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa warisan budaya Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian bangsa.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi