Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wali Kota Yogyakarta geram dengar laporan jukir sembarangan naikkan tarif parkir

Wali Kota Yogyakarta geram dengar laporan jukir sembarangan naikkan tarif parkir Ilustrasi Kota Yogyakarta. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Adanya keluhan dari masyarakat terkait tarif parkir tak sesuai aturan di wilayah Yogyakarta mendapatkan respon serius Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. Dia meminta jajarannya segera menindak tegas juru parkir (jukir) menaikkan tarif sembarangan.

Haryadi menyampaikan penindakan perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera. Sehingga ke depannya tak lagi ada kasus parkir nuthuk di wilayah Yogyakarta. "Tindak saja. Belum kapok ya tindak lagi. tindak lagi. Sampai pada pencabutan izin tidak boleh beroperasi di bidang parkir," ujar Haryadi, Kamis (21/6).

Haryadi menerangkan sebelum musim Libur Lebaran, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para jukir. Sosialisasi dilakukan agar saat libur Lebaran tak ada lagi jukir yang nuthuk tarif parkir. Meskipun demikian, lanjut Haryadi, kasus nuthuk tarif parkir tetap saja terjadi.

"Terus kita cek. Kita lihat. Kita data. Kita tindak. Penindakan sudah dilakukan. Tapi yang namanya juga banyak tempat, banyak orang, ya kayak itu," ungkap Haryadi.

Haryadi menambahkan masalah jukir yang nuthuk tarif parkir lebih banyak terjadi karena aji mumpung atau memanfaatkan momentum banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Haryadi juga menilai budaya aji mumpung yang berujung pada nuthuk tarif parkir sudah seharusnya dihentikan.

"Kalau pelanggaran terhadap tarif itu yang terjadi bukan semata-mata karena terbatasnya tempat parkir. Tapi karena itu perilaku, budaya. Itu yang harus kita hentikan Budaya mumpung. Budaya nuthuk. Itu yang harus kita rapikan," ungkap Haryadi. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP