Wali Kota Tangerang Sachrudin mengungkapkan potensi zakat di wilayahnya yang sangat besar, mencapai sekitar Rp2,2 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa zakat memiliki kekuatan signifikan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara optimal. Pernyataan ini disampaikan Wali Kota saat menghadiri kegiatan Gebyar Zakat Maal di Tangerang pada Jumat lalu.
Menurut Sachrudin, zakat merupakan instrumen keuangan umat yang memiliki tujuan mulia, yaitu membantu penanggulangan kemiskinan. Selain itu, zakat juga berperan penting dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Potensi besar ini diharapkan dapat menjadi jaring pengaman ekonomi umat yang sangat kuat.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa zakat tidak hanya sebatas dimensi ibadah sebagai kewajiban umat Muslim. Zakat juga memiliki fungsi sosial yang sangat besar dalam membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Melalui zakat, kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat dapat terjalin lebih erat, khususnya antara mereka yang memiliki kelebihan rezeki dengan yang membutuhkan.
Advertisement
Advertisement
Peran Zakat dalam Peningkatan Kesejahteraan Sosial
Zakat memiliki peran krusial dalam membangun rasa saling peduli dan mencintai di antara anggota masyarakat. Instrumen ini memperkuat solidaritas sosial, menciptakan ikatan yang lebih kuat antarwarga. Wali Kota Sachrudin menegaskan pentingnya dimensi sosial zakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan.
Dengan pengelolaan yang optimal, potensi zakat Tangerang dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi angka kemiskinan di Kota Tangerang. Dana zakat yang terkumpul berpotensi besar untuk dialokasikan pada program-program pemberdayaan. Hal ini akan membantu masyarakat kurang mampu untuk bangkit dan meningkatkan taraf hidup mereka.
Sachrudin juga menyoroti bahwa penyaluran zakat harus terus dikembangkan melalui berbagai program. Program-program yang dijalankan tidak boleh hanya bersifat bantuan sesaat, melainkan harus mampu meningkatkan kemandirian masyarakat. Ini adalah kunci agar dampak zakat terasa berkelanjutan dan transformatif.
Advertisement
Advertisement
Upaya Optimalisasi dan Target BAZNAS Kota Tangerang
Untuk mewujudkan potensi besar zakat Tangerang, Wali Kota mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang agar terus mengoptimalkan program pemberdayaan ekonomi. Program-program ini ditujukan bagi para mustahik, kelompok penerima zakat, agar mereka dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya secara mandiri.
Sementara itu, BAZNAS Kota Tangerang telah menetapkan target perolehan zakat sebesar Rp6,9 miliar selama bulan Ramadhan tahun ini. Target ini mencakup zakat mal, infak, serta dana Corporate Social Responsibility (CSR). Pencapaian target ini menjadi langkah penting dalam mengelola potensi zakat yang ada.
Ketua BAZNAS Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy, menjelaskan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan untuk mencapai target tersebut. Pihaknya membuka layanan pembayaran zakat di sejumlah lokasi keramaian. Selain itu, BAZNAS juga membagikan kupon zakat fitrah yang akan disebar di setiap wilayah untuk memudahkan masyarakat menunaikan kewajibannya.
Advertisement
Kerja sama erat dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang juga menjadi kunci dalam upaya pengoptimalan capaian perolehan zakat Ramadhan. Sinergi antara BAZNAS dan Pemkot diharapkan dapat memaksimalkan potensi zakat Tangerang demi kemaslahatan umat.
Sumber: AntaraNews