KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Wakil Ketua KPK sebut Pansus angket KPK ganggu pengusutan e-KTP

Senin, 19 Juni 2017 22:30 Reporter : Nurul Afrida
Pimpinan KPK jenguk Novel Baswedan. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif menilai Pansus angket KPK mengganggu proses penyelidikan kasus e-KTP. Hal ini menanggapi rencana pemanggilan Pansus terhadap tersangka pemberi keterangan palsu di proyek e-KTP Miryam S Haryani.

"Itu pendapat KPK. Kami sudah kirim surat, KPK beranggapan ini adalah menyangkut tentang penyelidikan kasus. Jadi ada potensi obstruction of justice, menghalangi penuntasan kasus," kata Laode M Syarif di Gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (19/6).

Laode pun mengkritisi dasar hukum pembentukan angket KPK oleh DPR RI. Dia menilai, objek angket tidak jelas.

"Kami menanyakan yang mau diangket KPK itu apa, objek angket itu harus jelas spesifik apakah tentang penanganan kasus saja," ucap Laode.

Laode berkata, hanya mendengar di media jika angket bagian dari pengawasan. Namun pengawasan yang mana, Laode mengaku tidak paham. Bahkan, Laode bilang, jika surat pemanggilan Miryam itu ditandatangani oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon, bukan dari Ketua Pansus angket KPK Agun Gunandjar. [rnd]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.