Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wakapolri ultimatum berantas habis miras oplosan sebelum Ramadan

Wakapolri ultimatum berantas habis miras oplosan sebelum Ramadan Sertijab Wakapolri Komjen Syafruddin. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengatakan sudah melakukan kerja sama dengan para tokoh masyarakat untuk memberantas narkoba, terutama minuman keras (Miras) oplosan. Hal itu dilakukan agar tak ada lagi korban yang meninggal akibat menenggak miras oplosan.

"Miras-miras sudah sekarang sudah, semua tokoh sudah semangat setelah saya ultimatum bahwa segera selesaikan saya kasih target waktu sebelum bulan Ramadan," kata Syafruddin usai melakukan olahraga bersama atlet Asean Games di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (15/4).

Ultimatum yang dilakukan oleh dirinya karena dia tak mau selama umat muslim menjalankan ibadah Puasa terganggu dengan adanya miras oplosan yang bisa mematikan.

"Kenapa demikian karena nanti mengganggu ya orang mau beribadah terus ada isu miras, bulan Ramadan isinya agama semua ya, isunya-isinya rohani, isu kita dalam menjalankan ibadah yang khusus bagi umat Islam," ujarnya.

Sebelumnya, Wakapolri Komjen Syafruddin menginstruksikan anak buahnya mengungkap kasus miras oplosan hingga ke akar-akarnya. Ia mengaku geram dengan peredaran miras oplosan yang telah merenggut puluhan nyawa.

"Ungkap sampai ke akar-akarnya, sampai otaknya, sampai dalangnya, pelakunya, distributornya, yang pengaruhi, yang punya pikiran, yang punya skenario dan sebagainya," ujar Syafruddin di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (11/4).

Jenderal bintang tiga itu juga meminta agar para pelaku dijatuhi hukuman berat. "Koordinasikan dengan jajaran penegak hukum lainnya, jaksa dan pengadilan. Berikan hukuman putusan pengadilan yang maksimal. Tak ada toleransi," tegas Syafruddin. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP