Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wakapolri Syafruddin: Jangan ada aksi di Minggu tenang kampanye

Wakapolri Syafruddin: Jangan ada aksi di Minggu tenang kampanye Sertijab Wakapolri Komjen Syafruddin. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Wakapolri Komjen Syafruddin meminta semua para organisasi masyarakat (ormas) khususnya Front Pembela Islam (FPI) tidak menggerakkan massa untuk melakukan aksi pada masa tenang kampanye Pilkada serentak 2017.

"Minggu tenang jangan ada aksi lah," kata Syafruddin dalam acara peluncuran buku 'Banteng Senayan dari Medan' milik Trimedya Panjaitan di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu (5/2).

Menurut jenderal bintang tiga itu, masyarakat harus bisa menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan kabar-kabar tidak jelas atau hoax. Dia meminta pihak mana pun menghargai masa tenang kampanye.

"Janganlah melakukan aksi-aksi, kalau masa tenang ya harus tenang," pungkasnya.

Imbauan ini disampaikan Syafruddin menyusul beredarnya kabar bakal ada aksi besar-besaran jelang perhelatan Pilkada serentak 2017. Informasinya, aksi masa bakal digelar pada tanggal 12, 13 dan 14.

Bukan hanya itu, aksi massa juga akan berlanjut pada tanggal 15 Februari, tepat pada saat pemilihan. Kabarnya, aksi massa ini digawangi oleh FPI dan GNPF MUI. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP