Viral Kopi Sachet Mudah Terbakar, Ini Penjelasan BPOM

Rabu, 6 November 2019 22:20 Reporter : Ya'cob Billiocta
Viral Kopi Sachet Mudah Terbakar, Ini Penjelasan BPOM Ilustrasi kopi bubuk. © Shutterstock

Merdeka.com - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan, video di jagad maya yang menunjukkan kopi sachet mudah terbakar bukan berarti bahannya berbahaya, tetapi karena materialnya reaktif terhadap api.

"Sejumlah kopi sachet-an yang terdaftar di BPOM merupakan kategori minuman serbuk kopi gula krimer," ujar Penny, Rabu (6/11). Dikutip dari Antara.

Adapun di media sosial kerap diposting ulang soal video kopi sachet-an sejumlah merek mudah terbakar saat dipicu dengan korek api. Dari fenomena yang ada, netizen kerap menganggap isu tersebut sebagai hal baru meski sejatinya hanya posting ulang.

Kepala BPOM mengatakan, komposisi produk kopi sachet-an itu antara lain gula, krimer nabati dan kopi bubuk instan. Sejumlah produk kopi sasetan yang memiliki izin edar BPOM telah melalui evaluasi keamanan dan mutu.

Kopi sasetan yang terdaftar di BPOM itu berbentuk serbuk, ringan, berpartikel halus, mengandung minyak dan memiliki kadar air yang rendah. Kemungkinan yang mudah terjadi material tersebut sangat mudah terbakar.

Dia mengatakan sejumlah produk produk pangan yang memiliki rantai karbon kadar air rendah, terutama yang berbentuk tipis dan berpori dapat terbakar atau menyala jika disulut dengan api. Akan tetapi, hal itu bukan berarti produk tersebut berbahaya jika dikonsumsi.

"Di sekitar kita terdapat banyak bahan pangan yang mudah terbakar, seperti terigu, kopi bubuk, kopi-krimer, merica bubuk, cabe bubuk, kopi instan, putih telur, susu bubuk, pati jagung, biji-bijian, kentang. Hal ini bukan berarti bahan pangan tersebut berbahaya atau tidak aman untuk dikonsumsi," jelas dia. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Kopi
  2. BPOM
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini