Video Conference dengan Kapolda, Kapolri dan Panglima TNI Pantau Perayaan Tahun Baru
Merdeka.com - Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto malam ini melakukan pemantauan pengamanan perayaan tahun baru 2020 di Gedung Promoter Polda Metro Jaya.
Kegiatan monitoring dilakukan menggunakan video conference yang ada di dalam gedung tersebut. "Tadi udah kita pantau juga menggunakan CCTV atau video conference di Polda-Polda seluruh Indonesia," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di lokasi.
Kata Argo, Polda di seluruh Indonesia juga melakukan pemantauan pengamanan di wilayahnya masing-masing.
"Di sana ada pengamanan, artinya Bapak Kapolda dan Bapak Pangdam setempat ya ada di sana di masing-masing kota, provinsi memantau semu kegiatan masyarakat," katanya.
Kegiatan tersebut, kata Argo demi memberikan rasa aman kepada masyarakat untuk menjalankan perayaan pergantian tahun.
Argo mengatakan, ada beberapa kota layaknya Jakarta yang pada malam tahun baru ini diguyur hujan. Dia mengimbau agar masyarakat berhati-hati.
"Kemudian diperhatikan juga jangan sampai nanti masyarakat harus mempersiapkan jangan sampai nanti terjadi kehujanan sakit dan sebagiannya, jalan licin dan sebagainya jadi harus hati-hati," ucapnya.
Dari pantauan di dilaporkan para Kapolda, Argo mengungkapkan bahwa sampai saat ini perayaan tahun baru di seluruh Indonesia berlangsung secara Kondusif.
"Tentunya sampai saat ini dari pantauan ya, pantauan dari pada kegiatan di Polda-Polda InsyaAllah dalam situasi kondusif," ujarnya.
Titik Rawan
Argo juga meminta masyarakat untuk berhati-hati di area yang menurutnya rawan. Argo menilai parkiran merupakan area rawan dalam perayaan malam tahun baru.
"Titik rawan itu titik parkiran ya orang yang mau melaksanakan kegiatan tahun baru ini. Rawan juga di sana," kata dia .
Area parkiran menjadi rawan karena kerap kali masyarakat terjadi tindakan pencurian kendaraan bermotor. "Kadang masyarakat lupa untuk mengunci motor, kadang langsung ditinggalkan karena gerimis dan lupa tidak (memarkirkan) di tempat parkir yang disediakan," ungkap dia.
Argo menjelaskan, lebih dari 191 ribu personel TNI-Polri dan beberapa instansi terkait dilibatkan untuk mengamankan perayaan pergantian tahun 2020.
"Seluruh ada 191.807 personel TNI Polri dan instansi yang terkait berkaitan dengan kegiatan tahun baru ini," ujarnya.
Argo menyebutkan, tujuan pengerahan pasukan tersebut guna memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merayakan momen pergantian tahun baru 2020. Pengamanan tersebut, kata Argo akan dilakukan hingga esok mengingat besok juga diprediksi masih ada masyarakat yang berekreasi.
"Ya nanti kita lihat aja ya, ya tentunya sampai tahun baru. Dan besok pun anggota tetap jaga karena tempat-tempat wisata masih dikunjungi, tempat perbelanjaan juga dikunjungi ya," pungkasnya.
Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya