Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Ustaz hingga Kades Tertipu Travel Umrah Bodong, Pelaku Pakai Uang untuk Pelesiran ke Luar Negeri<br>

Ustaz hingga Kades Tertipu Travel Umrah Bodong, Pelaku Pakai Uang untuk Pelesiran ke Luar Negeri

Seorang pria berinisial D (51) menipu puluhan warga Garut dan Tasikmalaya dengan modus menawarkan jasa travel umrah. Sebagian uang hasil penipuan itu digunakannya untuk jalan-jalan ke luar negeri.

Kapolres Garut AKBP Rohman Yonki Dilatha menjelaskan bahwa D awalnya mengaku memiliki perusahaan travel umrah. Dia mengiming-imingi promo khusus bagi ustaz dan warga kurang mampu.

Ustaz hingga Kades Tertipu Travel Umrah Bodong, Pelaku Pakai Uang untuk Pelesiran ke Luar Negeri

"Untuk ustaz dan warga yang kurang mampu ini diberi promo khusus, tidak usah membayar full. Untuk ustaz cukup membayar Rp6 juta dengan syarat harus mengajak jemaah dan bagi warga yang kurang mampu akan disubsidi oleh kenalannya yang disebut sebagai 'agniya' selaku sponsor," jelas Rohman, Kamis (7/12).

Ustaz hingga Kades Tertipu Travel Umrah Bodong, Pelaku Pakai Uang untuk Pelesiran ke Luar Negeri

Salah satu ustaz yang mendapat penawaran tersebut terjebak bujuk rayu pelaku, sampai akhirnya terkumpul jemaah sebanyak 21 orang asal Garut dan 1 warga Tasikmalaya. Para jemaah pun mulai membayar biaya perjalanan umrah kepada tersangka.

Sampai akhirnya, para jemaah tersebut dibawa pelaku ke Jakarta dan diinapkan di salah satu hotel selama tiga hari. "Namun setelah tiga hari ini mereka tidak kunjung diberangkatkan sampai akhirnya meyakini bahwa mereka ini sudah menjadi korban penipuan," ungkapnya.

Atas apa yang dialaminya, para korban pun melapor ke polisi. Polisi D kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam perkara ini, polisi menyita sejumlah barang bukti mulai puluhan koper, paspor atas nama korban, buku panduan ibadah umrah, baju batik, hingga bukti transfer para korban kepada pelaku.

Pelaku disangka melanggar Pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Ustaz hingga Kades Tertipu Travel Umrah Bodong, Pelaku Pakai Uang untuk Pelesiran ke Luar Negeri

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Ari Rinaldo menyebut bahwa pelaku D dari para korban berhasil mengumpulkan uang lebih dari Rp400 juta. "Korban paling besar membayar Rp30 juta dan paling kecil Rp7 juta," sebutnya.

Uang ratusan juta rupiah hasil menipu para korban, berdasarkan pengakuan D, digunakan untuk kepentingan pribadi. Kepada penyidik, D mengaku menggunakan uang tersebut untuk jalan jalan ke luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura.

Ustaz hingga Kades Tertipu Travel Umrah Bodong, Pelaku Pakai Uang untuk Pelesiran ke Luar Negeri

Ia menjelaskan bahwa travel umrah yang digunakan oleh D untuk menipu memang sempat ada di Jakarta. Namun diketahui travel umrah tersebut sudah tidak aktif dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.

"D ini memang sempat bekerja di travel umrah, namun sudah tidak lagi. Pengetahuannya dalam hal tersebut dijadikan untuk menipu para korban yang merupakan ustaz, kepala desa, hingga warga biasa," pungkasnya.

Ratusan Jemaah Ditelantarkan Travel Umrah di Tanah Suci: Bayar Rp35 Juta, Tapi Tak Ada Tiket Pulang
Ratusan Jemaah Ditelantarkan Travel Umrah di Tanah Suci: Bayar Rp35 Juta, Tapi Tak Ada Tiket Pulang

Polres Jember membuka posko aduan bagi masyarakat korban penelantaran biro travel PT Zamzam

Baca Selengkapnya icon-hand
Viral Nestapa Jemaah Umrah Travel Zamzam, Terlantar di Tanah Suci & Diberi Makanan Tak Layak
Viral Nestapa Jemaah Umrah Travel Zamzam, Terlantar di Tanah Suci & Diberi Makanan Tak Layak

Selama di 2 hari 3 malam menunggu di Malaysia, para jemaah umrah PT Zam-Zam itu harus menginap di hotel kelas murah dengan nasi kotak seadanya.

Baca Selengkapnya icon-hand
BSI Perkuat Pertumbuhan & Pengembangan Bisnis Ekosistem Haji dan Umrah
BSI Perkuat Pertumbuhan & Pengembangan Bisnis Ekosistem Haji dan Umrah

BSI Umrah Travel Fair bukti nyata keseriusan perseroan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi nasabah

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Dirut PNM: Sebuah Kebahagiaan dan Rasa Syukur PNM Berangkatkan 233 Jamaah Umrah
Dirut PNM: Sebuah Kebahagiaan dan Rasa Syukur PNM Berangkatkan 233 Jamaah Umrah

Apresiasi ini merupakan bagian dari rasa syukur PNM memiliki Keluarga Besar yang terus mendukung perjuangan selama ini.

Baca Selengkapnya icon-hand
Pemprov Jatim Ajak Warga Jalan Sehat pada 1 Suro, Janjikan Hadiah Kulkas hingga Paket Umrah
Pemprov Jatim Ajak Warga Jalan Sehat pada 1 Suro, Janjikan Hadiah Kulkas hingga Paket Umrah

Pemprov Jatim ajak warga sambut 1 Suro dengan jalan sehat berhadiah kulkas hingga umrah. Jangan sampai terlewat.

Baca Selengkapnya icon-hand
25 Kota Terbaik di Dunia 2023 Menurut Pembaca Travel + Leisure, Ada dari Indonesia
25 Kota Terbaik di Dunia 2023 Menurut Pembaca Travel + Leisure, Ada dari Indonesia

Dua kota Eropa turun posisi dan digantikan Udaipur dan Kyoto yang ada di Asia.

Baca Selengkapnya icon-hand
Rampas Tas dan Perhiasan Belasan Turis Asing di Kuta,  Dua Penjambet Ditembak
Rampas Tas dan Perhiasan Belasan Turis Asing di Kuta, Dua Penjambet Ditembak

Polisi menangkap dua komplotan jambret yang menyasar para turis atau Warga Negara Asing (WNA) di wilayah Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Baca Selengkapnya icon-hand
Menengok Surga Tersembunyi di Lemukih Buleleng, Potensi Tarik Wisatawan
Menengok Surga Tersembunyi di Lemukih Buleleng, Potensi Tarik Wisatawan

Ketinggian Air Terjun Bengbengan kurang lebih 50 meter dengan memiliki air yang jernih bersumber dari mata air.

Baca Selengkapnya icon-hand
Pemerintah Bakal Pungut Rp150.000 ke Turis Asing Masuk Bali, Wisatawan: Uangnya untuk Apa?
Pemerintah Bakal Pungut Rp150.000 ke Turis Asing Masuk Bali, Wisatawan: Uangnya untuk Apa?

Turis asing tidak keberatan membayar sebesar Rp150.000, tetapi mereka mempertanyakan apa yang akan dilakukan pemerintah dengan uang pungutan itu.

Baca Selengkapnya icon-hand