Usai tembak mati bandar narkoba, BNN gerebek sebuah showroom mobil
Merdeka.com - Usai menembak mati seorang bandar, Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat menggerebek sebuah showroom mobil yang diduga tempat memproduksi narkoba. Penggerebekan dilakukan sejumlah petugas BNN dibantu Polda Sumsel di showroom mobil BSA Mobilindo di Jalan Alamsyah Ratu Prawira, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Rabu (26/4) sore.
Petugas membawa tiga pria yang telah diborgol dari dalam showroom. Mereka dibawa ke kantor BNN Sumsel menggunakan mobil. Tak itu saja, petugas juga dikabarkan membawa barang bukti sebangak 15 kg sabu.
Salah seorang petugas BNN mengungkapkan, showroom tersebut diduga menjadi tempat pembuatan narkoba. Penggerebekan itu merupakan hasil pengembangan dari keterangan dua pelaku yang ditangkap bersama seorang bandar yang tewas ditembak tadi malam.
"Untuk jelasnya nanti tunggu rilis saja ya, kemungkinan besok mau dirilis," ujar sumber yang enggan disebutkan namanya di lokasi, Rabu (26/4).
Ketua RT setempat, Supriyati mengatakan, dirinya sempat dihubungi BNN untuk memberitahu bakal ada penggerebekan. Tak lama kemudian, beberapa petugas membawa senjata lengkap datang ke lokasi.
"Ya memang ada yang nelpon saya, katanya dari BNN mau nangkap orang kasus narkoba," kata Supriyati.
Dari pengamatannya, Supriyati membawa banyak barang dari dalam rumah. Seperti senjata api, paspor, dan benda menyerupai narkoba.
"Ada bungkusan begitu. Saya lihat tiga orang dibawa pakai borgol. Sepengetahuan saya semuanya masih saudara," terangnya.
Saksi lain menyebut, anggota BNN telah datang ke sekitar lokasi sejak malam tadi. Mereka terlihat mengintai showroom itu dari jauh sambil memegang handphone.
"Ada sepuluh orang datang ke sini semalam, mengintai begitu, lihat siapa saja yang keluar masuk dari showroom," kata Siswoyo, pedagang bakso tepat di depan showroom.
Pengintaian kembali dilanjutkan pagi tadi. Bahkan, petugas BNN sempat memesan kopi kepada Siswoyo sambil mengamati gerak-gerik penghuni showroom.
"Saya tidak tahu showroom itu jadi tempat buat sabu. Pantes semalam sampai pagi tadi banyak orang, tahunya orang BNN," pungkasnya.
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya