Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai Lebaran, Pemkot Solo Setop Karantina Pemudik

Usai Lebaran, Pemkot Solo Setop Karantina Pemudik Grha Wisata Niaga. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, tidak lagi membawa pemudik tujuan Solo ke rumah karantina untuk menjalani karantina selama 14 hari. Karantina dialihkan secara mandiri di rumah masing-masing. Kebijakan tersebut berlaku mulai tanggal 29 Mei 2020.

Diketahui ada tiga lokasi rumah karantina yang disediakan Pemkot Solo untuk pemudik. Ketiga lokasi tersebut, yakni Grha Wisata Niaga, Dalem Joyokusuman, dan Dalem Priyosuhartan.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengungkapkan, Pemkot Solo memutuskan tidak lagi melakukan karantina bagi pemudik tujuan Solo. Keputusan tersebut diambil setelah mengamati tren kedatangan pemudik tujuan Solo usai Lebaran jumlahnya terus berkurang.

"Karantina tetap diberlakukan, tetapi tidak lagi di rumah karantina milik Pemkot Solo. Karantina dipindahkan ke rumahnya masing-masing," ujar Ahyani, Senin (25/5).

Ahyani mengatakan pemudik yang saat ini masih menghuni rumah karantina tetap harus menjalani karantina sampai waktu 14 hari habis. Pemkot Solo setelah Lebaran selesai mulai menyiapkan ke arah new normal sesuai instruksi pemerintah pusat.

"Fokus penanganan COVID-19 saat ini menyiapkan ke arah arah new normal. Terkait teknis seperti apa masih menunggu panduan dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan)," kata dia.

Korlap Posko Penanggulangan COVID-19 Grha Wisata, Singkirno menambahkan, saat ini total ada 53 pemudik yang masih menjalani karantina di rumah karantina Pemkot Solo. Data tersebut tercatat, Sabtu (23/5).

"Pemudik yang ada di rumah karantina tidak hanya datang dari lokal. Pemudik dari luar negeri Maladewa, Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Amerika Serikat juga ada kami karantina di sini (Gedung Grha Wisata," papar dia.

Singkirno akan mengikuti kebijakan Pemkot Solo yang menghentikan operasional rumah karantina mulai tanggal 29 Mei. Diakuinya, jumlah pemudik turun drastis usai Lebaran.

"Paling banyak sepekan lalu ada belasan pemudik datang. Sekarang sudah tidak ada lagi pemudik. Usai Lebaran justru yang mudik mulai balik ke daerah perantauan," tutup dia.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP