Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai keliling 23 kabupaten/kota, maskot Pilkada damai tiba di Aceh

Usai keliling 23 kabupaten/kota, maskot Pilkada damai tiba di Aceh Maskot Pilkada damai di Aceh. ©2017 Merdeka.com/afif

Merdeka.com - Maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dibawa keliling seluruh Aceh oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, akhirnya tiba kembali di Banda Aceh, Minggu (5/2). Maskot Pilkada damai ini keliling 23 kabupaten/kota sejak 1 Januari 2017 lalu.

Maskot Pilkada ini disambut langsung oleh Plt Gubernur Aceh, Mayjen (Purn) Soedarmo di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh. Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi menyerahkan maskot itu dan nantinya akan disimpan di kantor Gubernur Aceh.

Maskot tiba dari pulau paling barat Indonesia, Sabang pada pukul 10.00 WIB melalui Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Lalu menggunakan mobil bak terbuka dan dua unit mobil tronton langsung menuju ke Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.

Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi mengatakan, maskot ini dibawa keliling seluruh Aceh untuk memberitahukan bahwa 15 Februari 2017 ini akan diselenggarakan Pilkada serentak.

"Kita minta kepada seluruh warga yang sudah memiliki hak pilih, agar datang ke TPS untuk memilih pemimpin Aceh dan kabupaten/kota untuk 5 tahun ke depan," kata Ridwan Hadi.

Ridwan Hadi juga berharap, Pilkada serentak di 23 kabupaten/kota di Aceh bisa berjalan demokratis, berintegritas, jujur adil dan tentunya harus damai. Bahkan di atas mobil maskot, Ridwan Hadi mengucapkan kata damai berulang kali.

"Pilkada di Aceh wajib, wajib, wajib damai, Pilkada di Aceh wajib, wajib, wajib damai," ungkapnya.

Soedarmo juga meminta kepada seluruh warga Aceh yang sudah memenuhi persyaratan untuk memilih, agar memenuhi TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada 15 Februari 2017 mendatang.

"Pesta demokrasi ini bisa berhasil, keberhasilannya bukan hanya damai, demokratis, jujur dan berintegritas, akan tetapi keberhasilan juga ditentukan persentase kehadiran untuk memilih," tegasnya.

Soedarmo berpesan, masyarakat pada hari pencoblosan agar memilih pemimpin yang sesuai dengan nuraninya. Pemimpin yang bisa membawa Aceh atau kabupaten/kota ke arah yang lebih baik.

"Pilih lah Paslon menurut bapak cocok menjadi pemimpin Aceh atau kabupaten/kota," jelasnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP