Usai ditangkap, Anggota DPRD sempat diperiksa KPK di Polres Kebumen

Minggu, 16 Oktober 2016 07:46 Reporter : Parwito
Usai ditangkap, Anggota DPRD sempat diperiksa KPK di Polres Kebumen Anggota DPRD Kabupaten Kebumen Suhartono. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen Suhartono dan Kabid Pemasaran Disbudpar Pemkab Kebumen Sigit Widodo, Sabtu (14/10) siang di rumah Suhartono di Jalan Cincin Kota RT 5 RW 3, Kecamatan Karangsari, Kabupaten Kebumen, mereka sempat diperiksa selama kurang lebih dua jam di Mapolres Kebumen, Jawa Tengah.

"Sempat diperiksa di Ruang Piket Penyidik Reserse Polres Kebumen selama dua jam," ungkap Kasatreskrim Polres Kebumen AKP Willy Budianto kepada merdeka.com Sabtu (14/10) malam.

Willy menambahkan, dirinya sama sekali tidak mengetahui kasus apakah yang menyebabkan kedua pejabat di Kebupaten Kebumen itu ditangkap dan sempat menjalani pemeriksaan sementara di Mapolres Kebumen yang dilakukan oleh Sembilan penyidik dari KPK.

"Sekitar dua jam lamanya pemeriksaan dari jam 10.00 WIB sampai jam 12.00 WIB. Kalau kasusnya apa saya tidak tahu persis karena petugas KPK yang memeriksa. Mereka hanya meminjam tempat ke kami. Kami tidak terlibat dalam proses pemeriksaan," bebernya.

Usai dilakukan proses pemeriksaan, sekitar pukul 14.00 Wib keduanya Suhartono dan Sigit Widodo kemudian dibawa oleh sembilan petugas KPK itu untuk menjalani proses pemeriksaan berikutnya ke Kantor KPK di Jakarta.

Selain keduanya, penyidik KPK juga membawa serta beberapa dokumen dan satu tas koper yang diduga adalah tas yang berisi uang yang menjadi barang bukti OTT KPK saat menangkap keduanya.

Kapolres Kebumen AKBP Alpen juga membenarkan jika di Kebumen telah terjadi OTT oleh KPK dan menangkap dua pejabat di wilayah hukumnya. Namun, Alpen tidak mengetahui persis apa dan bagaimana kronologis terjadinya OTT KPK Sabtu (14/10) siang itu.

"Kalau mau tahu secara persis silahkan Tanya ke KPK. Kami tidak mempunyai otoritas untuk menjelaskan itu," singkat Alpen. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini