Usai diperiksa terkait kasus Meikarta, bos Siloam Hospital ogah komentar

Selasa, 23 Oktober 2018 20:27 Reporter : Merdeka
Usai diperiksa terkait kasus Meikarta, bos Siloam Hospital ogah komentar Gedung KPK. ©blogspot.com

Merdeka.com - Corporate Affairs Siloam Hospital Group Joseph Christopher Mailool irit bicara usai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Joseph diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro terkait suap izin Meikarta.

"Enggak ada. No comment," ujar dia saat dicecar awak media dengan berbagai macam pertanyaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/10).

Diduga, pemeriksaan petinggi Siloam Group Hospital untuk mendalami kerja sama terkait pembangunan rumah sakit di Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Selain Bupati Neneng, KPK juga menjerat delapan orang lainnya dalam kasus ini.

Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Jamaludi; Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, Sahat MBJ Nahar; Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati; dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi.

Kemudian, pihak swasta bernama Billy Sindoro yang merupakan Direktur Operasional Lippo Group, Taryudi dan Fitra Djajaja Purnama selaku konsultan Lippo Group, serta Henry Jasmen pegawai Lippo Group.

Bupati Neneng dan kawan-kawan didug menerima hadiah atau janji Rp 13 miliar terkait proyek tersebut. Diduga, realiasasi pemberian sampai saat ini adalah sekitar Rp 7 miliar melalui beberapa Kepala Dinas.

Keterkaitan sejumlah dinas lantaran proyek tersebut cukup kompleks, yakni memiliki rencana membangun apartemen, pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga tempat pendidikan. Sehingga dibutuhkan banyak perizinan.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini