Universitas Islam Internasional, Mimpi Bahtiar Effendy yang akan Segera Terwujud

Kamis, 21 November 2019 18:16 Reporter : Nur Fauziah
Universitas Islam Internasional, Mimpi Bahtiar Effendy yang akan Segera Terwujud Jenazah Bahtiar Effendy. ©2019 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - Kepergian tokoh Muhammadiyah, Bahtiar Effendy membawa duka dalam. Almarhum dianggap sebagai sosok yang memiliki prinsip keislaman dan keteguhan sikap yang optimis.

"Sebagai seseorang intelektual di bidang politik islam dan ilmu keislaman memang sangat diakui. Bukunya juga banyak menjadi referensi," kata Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti di rumah duka di Komplek Gema Pesona Estate, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/11).

Dirinya mengaku sangat mengagumi sosok Bahtiar Effendy. Almarhum sangat bisa bersahabat dengan siapapun dan tidak pernah menjaga jarak dengan siapapun. "Saya yang menjadi murid beliau juga merasakan hal itu, tidak pernah membangun jarak yang begitu hirarki baik secara keilmuan, umur, atau yang secara posisi di bawah beliau," kenangnya.

Sementara itu, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menuturkan, Bahtiar Effendy merupakan pemikir kritis dan memiliki mimpi yang tinggi. Hingga akhir hidupnya, masih banyak mimpi almarhum yang berjalan hingga belum terwujud.

"Kalau mimpi besar beliau yang belum terwujud adalah mendorong ada sebuah partai islam yang solid atau koalisi strategis partai-partai islam dan partai-partai berbasis massa islam," kata Din.

Almarhum memiliki komitmen terhadap politik islam. Pemikiran almarhum banyak yang belum atau sulit terlaksana. "Mimpi-mimpi lain banyak ya yang belum terlaksana, sebagian dari mimpi-mimpinya enggak mudah terlaksana," ucapnya.

Baca Selanjutnya: Ilmuwan yang Kritis...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini