Para peserta seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menjalani tes tulis di Pusdiklat Kementerian Sekretaris Negara, Cilandak, Jakarta Selatan. Para peserta ini akan menjalani tes selama enam jam, termasuk tes kejiwaan dan kepribadian.
"Iya enam jam. Jadi sudah kita sampaikan ada tes kejiwaan dan tes kepribadian," kata Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih, Minggu (28/7).
Yenti mengatakan, dari lembar soal tes kepribadian, para peserta diwajibkan untuk mengisi semua pertanyaan. Namun untuk tes tulis lainnya, peserta diperbolehkan tidak menjawab soal.
"Ada lembar-lembar yang boleh diisi semuanya, boleh juga 10 karena menurut perhitungan, yang (mampu) mengisi semuanya hanya Albert Einstein saja. Tapi kalau tes kepribadian semua harus diisi," jelasnya.
Jumlah peserta yang lolos sampai tahap tes tulis ini sebanyak 104 orang. Yenti mengatakan hasil penyaringan tes tulis tak ditargetkan berapa peserta. Hal itu tergantung skor masing-masing.
"Ini tergantung hasilnya. Enggak ada target. Tapi semoga kita dapat cukup karena kan ini masih berapa tahap. Semoga dapat ya, saya berharap semoga bisa di atas 50 orang," jelasnya.
Setelah tes tulis, para peserta akan mengikuti rangakaian tes selanjutnya yaitu profile assessment, tes wawanacara, tes kesehatan jasmani, dan beberapa tes lainnya.