Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Uap panas keluar dari tanah resahkan warga Toba Samosir

Uap panas keluar dari tanah resahkan warga Toba Samosir Ilustrasi. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Warga Desa Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, resah dengan kejadian tidak biasa. Tanah di samping rumah warga mengeluarkan uap panas mirip gas dan berbau menyengat.

Uap yang diduga berbahaya muncul pada Rabu (27/5), persis di halaman samping rumah Purasa, berjarak sekitar sepuluh kilometer dari Balige, Ibu Kota Kabupaten Toba Samosir.

"Uap panas mirip gas dan berbau menyengat yang keluar dari pori-pori tanah itu dikhawatirkan mengancam keselamatan warga sekitar, sehingga kami melaporkannya kepada pihak Pemerintah," kata salah satu warga, Purasa Silalahi di Sitoluama, Sabtu (30/5).

Memang, lanjut Purasa, sejak tiga minggu terakhir ini suhu di sekitar rumahnya sangat panas, baik siang maupun malam. Bahkan, keramik lantai rumah pun terasa panas.

Merasa curiga dengan kondisi tersebut, dia berniat untuk menggali tanah di samping rumahnya sedalam 50 sentimeter dan ternyata uap berbentuk asap dengan suhu panas pun muncul dari lobang galian. Akibat takut dengan kondisi galian yang dibuatnya, lobang segera ditutupi kembali.

"Uap panas dan berbau membuat kami merasa takut gas itu bisa terbakar, sehingga temuan tersebut langsung dilaporkan ke kepala desa setempat," jelas Purasa.

Kepala Desa Sitoluama, Moppo Tua Pangaribuan menyebutkan, uap panas yang meresahkan warga itu telah dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup Toba Samosir.

Diakuinya, di daerahnya memang sudah pernah ada penelitian pada 20 tahun silam dan ada tanda atau patok bahwa di daerah itu ada minyak.

"Dulu sempat ada penelitian di daerah ini. Tapi hasilnya sampai saat ini belum ada kepastian dan sekarang tiba-tiba muncul berupa gas. Kami berharap instansi terkait dapat meneliti ulang demi kenyamanan masyarakat," kata Mappo.

Sementara itu, Kepala Dinas Dinas Lingkungan Hidup Toba Samosir, Parulian Siregar mengatakan, pihaknya sudah meneruskan laporan penemuan warga atas ditemukannya uap panas yang meresahkan tersebut.

"Kita tengah berupaya berkoordinasi dengan Dinas Pertambangan dan Energi Sumut serta pihak terkait untuk mengetahui pasti sumber uap, termasuk solusi penanganannya," kata Parulian.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Warga Bawean Digegerkan Kemunculan Sumber Mata Air Panas usai Gempa di Tuban, Begini Penampakannya
Warga Bawean Digegerkan Kemunculan Sumber Mata Air Panas usai Gempa di Tuban, Begini Penampakannya

Warga Bawean Digegerkan Kemunculan Sumber Mata Air Panas usai Gempa di Tuban, Begini Penampakannya

Baca Selengkapnya
Ketahuan Buang Sampah Sembarangan, Rumah Wanita ini Langsung Dibanjiri Sampah oleh Warga Biar Kapok
Ketahuan Buang Sampah Sembarangan, Rumah Wanita ini Langsung Dibanjiri Sampah oleh Warga Biar Kapok

Aksinya yang sempat diketahui turut menuai kekesalan warga setempat. Buntutnya, rumahnya didatangi hingga dibanjiri sampah.

Baca Selengkapnya
Nestapa Warga Pesisir di Padang, Takut 'Dicaplok' Pantai Air Manis
Nestapa Warga Pesisir di Padang, Takut 'Dicaplok' Pantai Air Manis

Daratan hingga rumah penduduk terancam hilang akibat abrasi yang terus terjadi

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Dampak Gempa Tuban, Dinding dan Keramik di Sejumlah Rumah Warga Alami Kerusakan
Dampak Gempa Tuban, Dinding dan Keramik di Sejumlah Rumah Warga Alami Kerusakan

Gempa tersebut terjadi di laut 126 km Timur Laut Tuban dengan kedalaman 10 km.

Baca Selengkapnya
Baru Saja Berbuka Puasa, Api Berkobar Hebat Hanguskan Puluhan Rumah di Palangka Raya
Baru Saja Berbuka Puasa, Api Berkobar Hebat Hanguskan Puluhan Rumah di Palangka Raya

Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak karena tim pemadam kebakaran sedang melakukan pendinginan sisa kobaran api

Baca Selengkapnya
Kisah Pilu Anak di Surabaya Disiksa Ibu, Dipaksa Minum Air Panas hingga Dicabut Giginya Pakai Tang
Kisah Pilu Anak di Surabaya Disiksa Ibu, Dipaksa Minum Air Panas hingga Dicabut Giginya Pakai Tang

Seorang ibu di Surabaya menyiksa anak kandungnya sendiri yang masih berumur 9 tahun secara sadis.

Baca Selengkapnya
Semua Tokoh Diminta Sebarkan Pesan Damai Usai Panas Pemilu, PBNU: Berbaik Sangka Agar Rukun
Semua Tokoh Diminta Sebarkan Pesan Damai Usai Panas Pemilu, PBNU: Berbaik Sangka Agar Rukun

Apalagi, Bulan Ramadan segera tiba, masyarakat hendaknya lebih fokus beribadah

Baca Selengkapnya
Akhirnya Terungkap, Begini Latar Belakang Lahirnya Tapera yang Memotong Gaji Karyawan 3 Persen
Akhirnya Terungkap, Begini Latar Belakang Lahirnya Tapera yang Memotong Gaji Karyawan 3 Persen

Tapera awalnya sifatnya adalah sukarela terbuka untuk masyarakat, terutama masyarakat yang belum memiliki rumah.

Baca Selengkapnya
Kakek Ini Jualan Sapu Lidi Tapi Tak Laku, Tubuh Gemetar Minta Dagangannya Ditukar dengan Sebungkus Nasi
Kakek Ini Jualan Sapu Lidi Tapi Tak Laku, Tubuh Gemetar Minta Dagangannya Ditukar dengan Sebungkus Nasi

Saat menerima nasi bungkus, kakek ini sengaja tak menghabiskan sayur dan lauknya lantaran untuk sang istri di rumah.

Baca Selengkapnya