Uang lembur dibayarkan, sopir truk sampah Depok kembali bekerja
Merdeka.com - Setelah sempat mogok pada Senin (14/8) karena menuntut uang lembur, hari ini para sopir truk pengangkut sampah sudah kembali beraktifitas. Para sopir sudah mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.
Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Kusumo mengatakan terjadi kesalahpahaman tentang gaji ke-13. Dikatakan bahwa istilah gaji ke-13 hanya diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sedangkan para sopir dan kernet truk sampah adalah Pekerja Harian Lepas (PKH).
"Yang diminta rekan sopir dan kernet adalah uang lembur yang dibayarkan tiap semester, pada pertengahan tahun dan akhir tahun," katanya, Rabu (16/8).
Dikatakan, pihaknya telah menyelesaikan pembayaran uang lembur dan gaji bagi para sopir truk sampah di Kota Depok. Uang lembur yang mereka minta sudah dibayarkan. "Bukan gaji 13, tapi uang lembur yang dibayarkan setiap enam bulan sekali dan itu sudah dibayarkan berbarengan dengan gaji," tegasnya.
Perhitungan uang lembur berdasarkan absensi para sopir truk yang masuk kerja pada hari libur. Besaran nominalnya tiap semester sekitar Rp 600 ribu. Pembayaran dilakukan tiap semester. "Pada hari libur kan sopir truk ada yang masuk kerja, nah itu yang dibayarkan sesuai absensi dan itu sudah kami bayarkan," ucapnya.
Untuk mengatasi kesalahpahaman di kemudian hari maka pihaknya akan mengubah pembayaran gaji dari sistem manual menjadi melalui transfer bank. Dengan demikian maka manajemen DLHK menjadi lebih transparan dan mudah diawasi.
"Kami juga akan bekerja sama dengan BJB sebagai penyedia layanan, nantinya para PHL bisa mengambil gaji melalui teller maupun ATM. Ini juga sebagai langkah agar tidak ada dugaan penyalahgunaan. Kemarin, beberapa sopir mengatakan uang lembur belum dibayar. Padahal, sudah kami bayarkan berbarengan dengan gaji mereka," pungkasnya.
Sebelumnya ratusan sopir dan kernet pengangkut sampah mogok beroperasi pada Senin (14/8). Akibatnya sampah menumpuk di jalanan. Dalam sehari ada sekitar 110 hingga 120 truk pengangkut sampah. Sedangkan sampah yang masuk ke TPA diperkirakan ada 700 hingga 750 ton sampah. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya