Tutup Liga KG 2018, Menpora apresiasi Kompas atas partisipasinya di dunia olahraga
Merdeka.com - Liga Kompas Gramedia (Liga KG) Panasonic U-14 dan Laga Bintang Muda secara resmi ditutup oleh Menpora Imam Nahrawi didampingi Asdep Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga Teguh Raharjo bersama Letkol Marinir Edi Panjaitan dan Direktur Teknik PSSI Danurwindo di Lapangan Trisila Markas Besar Angkatan Laut Cilangkap, Jakarta, Sabtu (24/3).
Menpora menyampaikan selamat atas terselenggaranya Liga KG yang sekaligus menjadi motor di mana partisipasi keterlibatan dunia industri, dunia usaha, media, orang tua itu nyata dan ujungnya melahirkan prestasi. Kata dia, tidak ada prestasi tanpa partisipasi dan kompas telah membuktikan itu selama delapan tahun berturut-turut hal itu tidak mudah.
"Kompas bertindak nyata dan hadir di tengah masyarakat pemerintah ucapkan terima kasih, selamat kepada Jakarta Football Academy (JFA) yang menjadi juara tahun ini. Kami bangga tentunya tahun depan harus lebih semangat dan lebih kuat menjunjung sportifitas dan kompetisi dengan negara lain dan Indonesia pasti bisa karena gudangnya pemain muda bertalenta, semoga ke depan Liga KG dapat diperluas cakupannya ke seluruh penjuru tanah air," ujar Menpora.
ia juga mengucapkan selamat kepada 24 pemain dari Liga KG yang akan mewakili Indonesia di Piala Gothia. "Bawalah kegembiraan junjung sportifitas karena di sepakbola tidak hanya menang kalah semata tapi saling menghormati yang menjadi nilai fundamental, jadikan Piala Gothia sebagai pencarian ilmu baru, sahabat dan pengalaman baru sehingga ada transfer knowledge," ujarnya.
"Saya berharap setelah ini anak-anak bisa melanjutkan studinya, dengan kompetisi usia dini lah yang akan melahirkan pesepakbola elit karena kuncinya di usia dini, kami punya sekolah Ragunan silakan daftar ke sana untuk mengembangkan pengetahuan," tambah Menpora.
Pemimpin redaksi Harian Kompas Budiman Tanurejo menyampaikan Liga KG tahun ini sudah pada kompetisi yang ke-8. Prestasi terbaik tim pada Liga KG adalah ketika menjadi runner up pada kejuaraan dunia. Menurutnya, apa yang telah dilakukan adalah wujud kontribusi nyata bagaimana media yang tidak hanya mengkritik dan mengecam dunia olahraga, tetapi juga menunjukkan bahwa kompetisi dijalankan bukan hanya mengejar kemenangan tapi nilai-nilai nasionalisme dan sportifitas pun ditanamkan.
Sementara Ketua pelaksana Liga KG Adi Prinantio menyampaikan pada musim ke-8 ini sudah memainkan 240 pertandingan. Meski begitu panjangnya pertandingan, lanjut dia, yang terpenting adalah lahirnya remaja Indonesia yang lebih baik dan berkualitas. Penilaian dari sikap salah satu aspek penilai dari liga ini untuk menuju Piala Gothia di Swedia. (mdk/hrs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya