Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih. Pada Jumat (30/1), Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyatakan bahwa Pemkot Jambi sedang menjajaki pengembangan energi berbasis biomassa dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau waste to energy (WTE).
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya konkret untuk mewujudkan energi hijau di wilayah Kota Jambi. Inisiatif tersebut disampaikan Diza Hazra Aljosha di sela kegiatan PLN Smart Mobility Day yang berlangsung di Jambi.
Pengembangan energi terbarukan ini diharapkan dapat menjadi fondasi penting dalam menciptakan kota yang lebih berkelanjutan. Selain itu, upaya ini juga sejalan dengan visi pembangunan rendah karbon yang terus didorong oleh pemerintah daerah.
Advertisement
Advertisement
Pengelolaan Sampah Berwawasan Lingkungan dan Pengurangan Emisi
Kota Jambi secara konsisten mendorong praktik pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan sebagai bagian integral dari mekanisme pembangunan rendah karbon. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon secara signifikan melalui pemanfaatan sampah menjadi sumber energi.
Pemanfaatan biomassa dan teknologi waste to energy menawarkan solusi ganda. Selain mengatasi masalah penumpukan sampah, juga menghasilkan energi listrik yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Wakil Wali Kota Jambi menekankan pentingnya transformasi pemanfaatan energi. Hal ini tidak hanya mendukung tujuan energi hijau, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat.
Advertisement
Melalui inovasi ini, Kota Jambi berupaya menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengimplementasikan solusi energi terbarukan yang berkelanjutan.
Advertisement
Kolaborasi dengan PLN dan Infrastruktur Kendaraan Listrik
Pemerintah Kota Jambi juga menyatakan kesiapannya untuk bermitra dengan PT PLN (Persero) dalam penguatan ketahanan energi nasional. Kemitraan ini mencakup percepatan transisi menuju energi hijau serta pemerataan akses listrik bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan PLN Smart Mobility Day sendiri dimeriahkan dengan penyerahan hadiah undian Gelegar Maksi PLN dan peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Wilayah PLN UP3 Jambi. Peresmian SPKLU Fast Charging ini merupakan langkah nyata dalam membangun infrastruktur kendaraan listrik yang andal, mudah diakses, dan berstandar tinggi.
Diza Hazra Aljosha juga mengapresiasi kontribusi PT PLN UP3 Jambi atas pengembalian hasil pungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBJT) tenaga listrik. Kontribusi ini bernilai strategis dan memberikan tambahan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi.
Advertisement
Manajer UP3 PLN Jambi, M Burhanuddin Muflihul Hasan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan setia yang aktif menggunakan aplikasi PLN Mobile.
Advertisement
Visi Kota Jambi untuk Ketahanan Energi Berkelanjutan
Pemerintah Kota Jambi memiliki visi kuat untuk menjadi lokus pengembangan jaringan listrik berbasis energi hijau atau nonfosil dalam program listrik nasional. Hal ini menunjukkan komitmen serius dalam mendukung kebijakan energi berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Jambi berharap digitalisasi yang telah merambah berbagai sektor dapat dimanfaatkan secara optimal. Digitalisasi layanan PLN diharapkan mampu menyajikan kecepatan, ketepatan, dan kualitas layanan secara ringkas serta terjangkau.
Dorongan terhadap penguatan ketahanan energi dan percepatan transisi energi hijau ini bukan hanya sekadar wacana. Namun, merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan ketersediaan energi yang stabil dan bersih bagi masa depan Kota Jambi.
Advertisement
Melalui berbagai upaya ini, Kota Jambi bertekad untuk menjadi pelopor dalam pemanfaatan energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Sumber: AntaraNews