Transaksi sabu di kos, Dewanda dan Angga digerebek polisi

Jumat, 12 Mei 2017 22:00 Reporter : Budi Widayat
Transaksi sabu di kos, Dewanda dan Angga digerebek polisi Barang bukti transaksi sabu di Mojokerto. ©2017 merdeka.com/budi

Merdeka.com - Polisi mengamankan Dewanda Yuniawan (17) dan Angga Slamet Raharjo (26), warga asal Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupate Mojokerto, Jawa Timur. Keduanya dibekuk petugas karena melakukan transaksi sabu di salah satu Indekos, Desa Gemekan Kecamatan Sooko. Diduga, keduanya pesta sabu sebelum digerebek polisi.

Kasubag Humas Polres Mojokerto AKP Sutarto mengatakan, keduanya merupakan target operasi (TO) yang sudah lama menjadi incaran polisi. Keduanya berhasil ditangkap setelah dilakukan pengintaian beberapa hari sebelumnya.

"Setelah dipastikan ada bukti kuat, Dewanda dan Angga, langsung digerebek. Benar mereka transaksi sabu," kata AKP Sutarto, Jumat (12/5).

Dari penggerebekan kedua tersangka, polisi mengamankan 1 paket sabu kemasan plastik klip 0,25 gram dan 1 buah pipet kaca bekas digunakan untuk menghisap sabu. Polisi juga menyita barang bukti berupa alat penghisap sabu dan dua telepon genggam.

"Keduanya tidak bisa mengelak setelah barang bukti ditemukan di tempat kos mereka," jelas Sutarto.

Setelah penggerebekan kedua tersangka, polisi kemudian melakukan pengembangan, dan berhasil menangkap Mohammad Nasrulloh Ami (22), di rumahnya di Desa Brangkal Kecamatan Sooko.

"Dia masih satu jaringan dari kedua tersangka sebelumnya. Mereka mengedarkan sabu sabu di wilayah Mojokerto dengan sasaran para pemuda," ujarnya.

Ketiga tersangka langsung diamankan di Mapolres Mojokerto bersama barang buktinya. Polisi masih melakukan pengembangan terhadap bandar yang memasok sabu pada ketiga tersangka tersebut.

"Kita kembangkan untuk mengugkap jaringan di atasnya. Ketiga tersangka kita jerat pasal 114 ayat 1, dan pasal 112 ayat 1, Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika, ancaman hukumanya minimal 4 tahun penjara," terang Sutarto. [msh]

Baca juga:
Tarung ujung, pengingat kekejaman Belanda adu domba warga pribumi
Cari musang, Mujiono temukan mayat di sungai Mojokerto

Tagih utang, Andhitiya todongkan pedang ke mantan pacar

Sembunyikan sabu di sandal, Bagus dan Alfan ditangkap polisi

Ingin merasakan konvoi kelulusan SMA, siswa SMP kena tilang polisi

Polisi Mojokerto akan tilang pelajar yang konvoi kelulusan

Komputer kurang, pelajar di 11 SMP Mojokerto menumpang UNBK

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Mojokerto
  3. Kasus Narkoba
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini