Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tol Brebes-Semarang belum dipastikan dapat dipakai saat arus mudik

Tol Brebes-Semarang belum dipastikan dapat dipakai saat arus mudik Ilustrasi Arus Mudik. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - PT Jasa Marga mengaku belum bisa memastikan penyelesaian tol Brebes-Semarang bisa rampung sebelum musim mudik dimulai. Diperkirakan, sebelum musim mudik dimulai, pengerjaan tol baru sampai pada Gringsing, Batang, dan Jateng.

Namun, penyelesaian pengerjaan tol hingga Ngaliyan akan terus diupayakan. "Itu diupayakan, seperti yang saya sampaikan sebelumnya 26 mei baru eksekusi (lahan), setelahnya kita kerja keras," ujar Pimpro Jasa Marga Semarang-Batang, Proyek jalan tol Semarang-Batang, R Beni Dwi Septiadi saat memaparkan pelaksanaan survei kesiapan jalur mudik 2017 di Pekalongan, Jumat (4/5).

Dikatakan dia, penyelesaian target pengerjaan tol hingga Ngaliyan memang menemui sejumlah kendala semisal pembebasan lahan warga. Menurutnya, pembebasan lahan hingga kini masih terus dilakukan mengingat ada beberapa titik pembebasan lahan yang masih ditargetkan hingga 26 Mei 2017.

"Untuk yang selesai tanggal 26 Mei, itu di luar yang batasan sampai Gringsing, itu ada di sekitar kabupaten kendal, namun kami berupaya kerja keras, setelah itu di eksekusi tetap kita memaksimalkan kerja," kata dia.

Beni menuturkan dalam upaya pembebasan lahan itu sendiri, Jasa Marga terus berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder. Di antaranya, oleh PPK dari PUPR dan BPN.

"Yang hitam hitam itu lahan yang belum bebas, sudah dalam proses. Di antaranya untuk daerah Kandeman sepanjang 650 m, targetnya besok tanggal 4 mei sudah bisa dieksekusi," ujar dia.

Kendati begitu, Beni mengaku optimis pihaknya bisa menyelesaikan tol sampai Gringsing. Meski dalam keadaan fungsional atau sementara, namun bisa digunakan pemudik sebagai jalur alternatif.

"Optimis target tercapai sampai Gringsing atau Waleri, sepanjang 36,4 km. Sekarang sudah sampai fungsional sudah hampir 52 persen pada 3 Mei," ucap dia.

Sementara itu, Kakorlantas Irjen Royke Lumowa sebelumnya berulangkali mengingatkan tol Brebes-Semarang yang akan dibuka secara fungsional untuk dilengkapi sarana yang memadai. Antara lain, penunjuk jalan dengan keterangan yang jelas sebelum pintu keluar agar memudahkan pemudik memilih pintu keluar tol.

"Kalau bisa ada penambahan pintu keluar agar pemudik yang terlewat bisa keluar tidak terlalu jauh, penunjuk jalan harus jelas jaraknya dan harus diperbanyak," kata Royke.

Royke sendiri telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah jalur mudik jelang lebaran 2017 sebanyak 5 kali. Pantauan langsung di lapangan sejak Januari dilakukannya untuk memperlancar koordinasi petugas di pusat maupun daerah. Selain itu, Royke ingin memberikan motivasi untuk setiap petugas di lapangan yang bekerja menyiapkan kelancaran mudik. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP