Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tingkatkan Toleransi Antarsuku Lewat Pekan Kebudayaan Kota Tarakan Tahun 2022

Tingkatkan Toleransi Antarsuku Lewat Pekan Kebudayaan Kota Tarakan Tahun 2022 Wali Kota Tarakan Khairul. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Pekan Kebudayaan Daerah Kota Tarakan tahun 2022 yang diselenggarakan beberapa waktu lalu berlangsung meriah. Hampir seluruh paguyuban suku dan adat yang ada di Kota Tarakan ikut tampil. Kegiatan ini digelar pada 1 hingga 5 Oktober di Taman Berlabuh Lingkas Ujung, Kota Tarakan.

Wali Kota Tarakan, Khairul mengungkapkan, tahun ini pekan Budaya Kota Tarakan dilangsungkan lebih meriah dengan tenggat waktu yang panjang lantaran sejumlah alasan. Salah satunya ialah karena Indonesia baru saja mampu mengendalikan pandemi Covid-19.

"Kita laksanakan lebih lama karena animo masyarakat begitu besar termasuk banyaknya suku yang ada di Tarakan banyak yang ingin mengekspresikan diri dan karena kerinduan setelah dua tahun ini kita dilanda pandemi Covid-19," jelasnya.

Karena jangka waktu yang lebih lama, sederet acara juga dilaksanakan. Mulai dari festival kuliner beragam daerah, juga dilaksanakan pentas seni dan hiburan rakyat.

"Bedanya tahun ini kita adakan lebih lama, dahulu hanya satu sampai tiga hari sekarang satu minggu dengan rangkaian dan jenis kegiatan lebih banyak sehingga harapannya bahwa lebih lama bisa dimanfaatkan paguyuban di Tarakan mengekspresikan budaya masing-masing,.

Mengusung tema 'Kearifan lokal untuk hidup berkelanjutan. Cerlang nusantara, pandu masa depan' diharapkan kegiatan ini terus meningkatkan toleransi masyarakat di Kota Tarakan.

"Harapan kita dengan ini mereka bisa berbaur satu arena bisa saling kenal dan muncul toleransi yang semakin tinggi," jelasnya.

Untuk informasi, Pekan Kebudayaan Daerah Kota Tarakan Tahun 2022 diisi dengan menampilkan tarian tradisional, fashion show, kuliner nusantara, permainan tradisional, olahraga tradisional, dan pentas seni budaya dari seluruh penjuru nusantara yang disajikan oleh berbagai kelompok seni budaya dan paguyuban yang ada di Kota Tarakan.

"Hari pertama pembukaan, lalu ada penampilan kuliner, hari ketiga hingga kelima ada pentas seni dan malam hiburan rakyat dan disambung dengan Iraw Tengkayu," tuntasnya.

(mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP