Tim SAR serahkan 3 kantung mayat korban jatuhnya pesawat Polri
Merdeka.com - Tim SAR gabungan berhasil mengumpulkan tiga kantung mayat dari korban pesawat M-28 Sky Truck P-4201 milik Polri yang jatuh di perairan Kabupaten Lingga, Sabtu (3/12) siang.
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo mengungkapkan, tiga kantung mayat itu telah diserahkan ke pihak kepolisian untuk diidentifikasi.
"Tadi malam 3 kantung mayat tidak utuh diserahterimakan pukul 2.15 pagi tim gabungan di bawah kendali Basarnas diserahkan ke pihak Polri Tanjung Pinang. Itu kemarin. Dan sudah ada di RS Bhayangkara di Batam," kata Soelistyo di Kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta, Minggu (4/12).
Dirinya tidak merinci isi dari setiap kantung tersebut.
"Nanti kepolisian ya yang melakukan identifikasi. Kalau operasi SAR gabungan di bawah kendali Basarnas kemudian nanti keluarga dan identifikasi korban ada di pihak Pemerintah kepolisian RI," terangnya.
Ditambahkannya, tim gabungan telah memprediksi lokasi jatuhnya pesawat M-28 Sky Truck P-4201. Pertimbangan soal titik jatuhnya pesawat terlihat dari tumpahan minyak yang ada di area pencarian. Selain minyak, lanjutnya, tim juga menemukan bagian tubuh dari korban.
"Pukul 17.55 kemarin malam itu Basarnas bersama dengan kekuatan unsur laut lain bisa menemukan prediksi titik jatuhnya pesawat. Pertimbangannya apa? karena terlihat tumpahan minyak, diwilayah ini juga masuk seravching area kita, dan dibagian itu juga ditemukan bagian-bagian dari kuku dari korban," pungkasnya.
Sebelumnya, Pesawat Polri type M 28 Sky truck Rute Pangkal Pinang Bangka Belitung menuju Batam Kepulauan Riau jatuh di tengah laut pulau Benan, Kabupaten Lingga, Sabtu (3/12). Kapolres Lingga AKBP Muji Supriadi memastikan pesawat tersebut membawa 13 personel polisi, 5 diantaranya kru dan 8 penumpang.
Muji mengatakan, penumpang pesawat adalah anggota polisi yang sedang ganti shift. "Mereka akan ganti shift dinas, namun dalam perjalanan pesawat hilang kontak kemudian jatuh di tengah laut," ujar Muji kepada merdeka.com, Sabtu (3/12).
Sejauh ini tim SAR baru menemukan barang-barang milik para anggota polisi. Namun belum satu pun korban ditemukan.
"Mohon doanya, kita sedang berusaha mencari di tengah laut ini, karena jatuhnya di perairan," kata Muji.
(mdk/hrs)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya