Tim Indonesia dapat hasil memuaskan dalam ajang AXCR 2017
Merdeka.com - Pada ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2017 yang diselenggarakan pada 13-19 Agustus 2017 lalu, Indonesia melalui team Furukawa Battery Indonesia membawa team balap roda dua dan roda empat. Kali ini Indonesia mewakilkan pembalap motor Kadex Ramayadi dan Rudy Poa. Sementara untuk pembalap mobil diwakili Lody Francis Natasha sebagai Driver dan Memen Harianto sebagai Co Driver.
Pada kejuaraan yang sama di tahun lalu, Rudy Poa berada di posisi 30, sedangkan Kadex finish diurutan ke delapan di salah satu Leg dan hanya bertengger sebagai finisher di urutan 36. Akan tetapi, kali ini Kadex menduduki 2 kali leg. Di Leg pertama Kadex menjadi tercepat yang diikuti oleh Rudy Poa.
Furukawa Battery Indonesia Team mendapatkan Juara Umum 2 kategori team dan untuk kategori perorangan. Kadex Ramayadi menduduki peringkat 5 umum dengan Juara 1 di Leg 1 dan 5, sedangkan Rudy Poa berada di peringkat 9.

Tim Indonesia di ajang AXCR 2017 ©2017 Merdeka.com
Dalam ajang bergengsi ini, tentunya harus memiliki strategi dan kunci untuk mendapatkan hasil yang baik.
"Jangan terlalu agresif untuk beberapa hari di awal, tiga hari di awal kita harus me-maintenance fisik dan motor, fisik benar-benar terkuras, bangun tidur harus prepare," kata Kadex Ramayadi saat acara Award and Thanksgiving Party di Gas Triumph Kemang, Rabu (6/9).
Di sisi lain, untuk team balap mobil, Lody Francis Natasha dan Memen Harianto mendapatkan Penghargaan Special Award dan berada di urutan 18. Walaupun di ajang tersebut, team Furukawa Battery Indonesia tidak masuk dalam podium, tetapi target untuk memasuki finish sudah tercapai.
Mobil yang digunakan oleh team Indonesia merupakan mobil suspense dengan mesin seadanya dan sering terjadi masalah di setiap Legnya.

Tim Indonesia di ajang AXCR 2017 ©2017 Merdeka.com
"Kalau ditanya puas atau nggak, dengan kondisi mobil kami yang seperti itu, saya cukup puas karena saya mendapatkan banyak sekali pengalaman berharga dan kita sudah melakukan yang terbaik," ucap Lody.
Dia menambahkan, tim Indonesia diisi survivor dan fighter. Tim juga bekerja sama dengan baik selama jalannya perlombaan.
"Secara biasanya di sini (Indonesia) aku jadi navigatornya Mas Memen, kita balapan sekitar empat menitan. Sementara di sana (Thailand) kita kerja office hours dari jam 8 pagi sampai jam 5 bahkan sampai jam 6 baru balik ke hotel dan selama itu pula kita harus konsentrasi nyetir dalam keadaan harus kenceng, navigasi gaboleh skip," pungkasnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya